Nilai Kapitalisasi Bayan Salip BRI, Harta Low Tuck Kwong Melesat Jadi Rp493 Triliun

Rabu, 28 Desember 2022 - 08:49 WIB
loading...
Nilai Kapitalisasi Bayan...
Low Tuck Kwong, orang terkaya di Indonesia pemilik mayoritas saham BYAN. FOTO/Forbes
A A A
JAKARTA - PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menjadi perusahaan paling berharga kedua di Indonesia. Emiten pertambangan batu bara itu menyalip PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Melansir 2nd Session Closing IDX Channel, BYAN berada di posisi kedua dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) yakni sebesar Rp810 triliun, berada di atas BBRI yang memiliki nilai kapitalisasi pasar Rp744,5 triliun. Sementara posisi pertama masih diduduki PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai kapitalisasi pasar Rp1.060 triliun.

Sejak saham BYAN dipecah atau stock split pada awal desember lalu dengan rasio 1:10 dari sebelumnya Rp94.500 menjadi Rp9.450, harga saham BYAN telah menguat lebih dari 157%, bahkan sejak awal tahun penguatannya mencapai 766%.

Baca Juga: Low Tuck Kwong Jadi Orang Terkaya Indonesia, Geser Hartono Bersaudara

Adapun, kenaikan harga batu bara global dan proyeksi atau outlook industri batu bara yang masih cenderung positif dalam jangka pendek dan menengah, menjadi alasan utama penguatan harga saham BYAN dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, antusiasme investor juga dipicu oleh aksi borong saham oleh pemilik BYAN yakni Low Tuck Kwong, yang aktif mengakumulasi saham BYAN secara rutin sejak tahun lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,35%, Kapitalisasi Pasar Merosot Tajam ke Rp10.635 Triliun
Ekspor Sawit hingga...
Ekspor Sawit hingga Batu Bara Harus Lewat BUMN, Prabowo Ingin Selamatkan Rp2.653 Triliun per Tahun
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Prabowo Sentil Eksportir...
Prabowo Sentil Eksportir Sawit hingga Batu Bara yang Simpan Uang di Luar Negeri
Rekomendasi
3 Puasa Sunnah Muharram...
3 Puasa Sunnah Muharram yang Pahala Tidak Main-main!
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved