Dukung Swasembada Gula, Perhutani-ID Food Manfaatkan Lahan Hutan untuk Budidaya Tebu

Minggu, 01 Januari 2023 - 19:09 WIB
loading...
Dukung Swasembada Gula,...
Pekerja mengangkut tebu saat panen di area persawahan di Jawa Tengah. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/rwa
A A A
JAKARTA - Perum Perhutani dan Holding BUMN Pangan atau ID Food bersinergi mendukung ketahanan pangan nasional. Sinergi keduanya terkait upaya memperkuat produksi gula dengan memenuhi kebutuhan lahan, meningkatkan produktivitas tanaman tebu, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.

Dirut Perhutani Wahyu Kuncoro mengatakan, budidaya tebu di kawasan hutan mampu menunjang program pemerintah terkait ketahanan pangan.

Sebelumnya, pemerintah menerbitkan PermenLHK Nomor 81 Tahun 2016 tentang Kerja Sama Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan untuk Mendukung Ketahanan Pangan. Wahyu mengatakan sejak beleid itu diterbitkan, Perum Perhutani telah menyediakan lahan seluas 23.708 hektare (ha).

“Pengembangan tebu di lahan hutan banyak tantangannya, perlu sinergi dengan berbagai pihak agar program ini berhasil. Pemanfaatan lahan hutan untuk tebu telah dipayungi secara legal oleh pemerintah oleh karena itu kita harus menjalankannya,” ungkap Wahyu, Minggu (1/1/2023).

Baca juga: Ingin Tingkatkan Produktivitas Tebu, Jokowi Akui Butuh Dana Besar

Senada, Direktur Utama ID Food Frans Marganda Tambunan menilai kerja sama kedua entitas itu untuk mewujudkan swasembada gula melalui perbaikan hulu pangan. Dia memastikan pihaknya dan Perhutani akan mengoptimalkan pemberdayaan lahan untuk budidaya tebu.

“Untuk mengoptimalkan produksi tebu, bersama Perhutani kami bersinergi memberdayakan lahan kawasan hutan di area Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat untuk dimanfaatkan sebagai kegiatan budidaya tebu, melakukan pendampingan dan jaminan offtake hasil budidaya tebu,” ucap Frans.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Target Swasembada Gula...
Target Swasembada Gula Terkendala Produktivitas dan Pabrik Tua
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Wujudkan Kemandirian...
Wujudkan Kemandirian Pangan, Ibas Serahkan Bantuan Alsintan ke Petani Madiun
Menolak Direlokasi,...
Menolak Direlokasi, Masyarakat Enam Desa di Pelalawan Tawarkan Penghijaun Hutan
Rekomendasi
1.404 Orang Lulus IPDN,...
1.404 Orang Lulus IPDN, Tito Dorong Lulusan Ciptakan Kebijakan Berlandaskan Pengetahuan
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Pentingnya Menjaga Rasa Keadilan Publik
Klaim China di Perairan...
Klaim China di Perairan Natuna, Pakar Minta Indonesia Pertahankan Kedaulatan
Berita Terkini
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan usai Bos BI Mundur, Begini Arahannya
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved