Tutup Akhir Tahun, PIM Lakukan Penjualan Perdana Pupuk NPK
Senin, 02 Januari 2023 - 18:58 WIB
loading...
A
A
A
Produk yang telah dikantongi akan langsung didistribusikan atau disimpan dalam gudang bag storage dengan kapasitas simpan di gudang lini I sebesar 5.000 ton.
"Momen akhir tahun ini kita berhasil mengoperasikan pabrik pupuk NPK yang berkapasitas 500.000 ton per tahun sehingga melakukan penjualan perdana secara simbolis. Kita harapkan dapat memenuhi kebutuhan pupuk NPK para petani. Dengan beroperasinya pabrik pupuk NPK nantinya PIM dapat berkontribusi lebih besar lagi dalam pemenuhan kebutuhan pupuk untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menyebutkan, PIM sebagai salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia Group berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah strategis demi tersedianya kebutuhan bahan baku gas sebagai kebutuhan utama bahan baku pabrik dan juga senantiasa mengoptimalkan operasional pabrik untuk tercapainya target produksi sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang maksimal dalam memenuhi kebutuhan pupuk.
“Saya mewakili manajemen PT PIM mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh insan PIM sepanjang tahun 2022 yang memiliki semangat perjuangan sangat tinggi dan berusaha maksimal untuk kemajuan perusahaan," terangnya.
Berlandaskan semangat tersebut, PIM terus melakukan pengembangan di antaranya komersialisasi lahan IMIA (Iskandar Muda Industrial Area), Program Makmur dan program-program strategis berdasarkan sumber daya yang tersedia seperti Blok Andaman, Blok Gebang, Blok Bireuen Sigli Oil and Gas serta potensi sawit dan sumberdaya lainnya.
Potensi tersebut memicu PIM untuk terus berkarya mendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi melalui pembangunan pabrik Blue Ammonia dan Green Ammonia sebagai industri hijau. PIM mengajak investor untuk melakukan investasi hilirisasi sawit di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun-Lhokseumawe untuk bersama-sama mewujudkan kawasan Green Industry Cluster (GIC) pertama di Indonesia.
"Momen akhir tahun ini kita berhasil mengoperasikan pabrik pupuk NPK yang berkapasitas 500.000 ton per tahun sehingga melakukan penjualan perdana secara simbolis. Kita harapkan dapat memenuhi kebutuhan pupuk NPK para petani. Dengan beroperasinya pabrik pupuk NPK nantinya PIM dapat berkontribusi lebih besar lagi dalam pemenuhan kebutuhan pupuk untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Ia menyebutkan, PIM sebagai salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia Group berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah strategis demi tersedianya kebutuhan bahan baku gas sebagai kebutuhan utama bahan baku pabrik dan juga senantiasa mengoptimalkan operasional pabrik untuk tercapainya target produksi sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang maksimal dalam memenuhi kebutuhan pupuk.
“Saya mewakili manajemen PT PIM mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh insan PIM sepanjang tahun 2022 yang memiliki semangat perjuangan sangat tinggi dan berusaha maksimal untuk kemajuan perusahaan," terangnya.
Berlandaskan semangat tersebut, PIM terus melakukan pengembangan di antaranya komersialisasi lahan IMIA (Iskandar Muda Industrial Area), Program Makmur dan program-program strategis berdasarkan sumber daya yang tersedia seperti Blok Andaman, Blok Gebang, Blok Bireuen Sigli Oil and Gas serta potensi sawit dan sumberdaya lainnya.
Potensi tersebut memicu PIM untuk terus berkarya mendukung ketahanan pangan dan ketahanan energi melalui pembangunan pabrik Blue Ammonia dan Green Ammonia sebagai industri hijau. PIM mengajak investor untuk melakukan investasi hilirisasi sawit di dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun-Lhokseumawe untuk bersama-sama mewujudkan kawasan Green Industry Cluster (GIC) pertama di Indonesia.
Lihat Juga :