Pemerintah Bakal Bangun 7 Pabrik Pupuk Baru hingga 2029, Telan Anggaran Rp57 Triliun

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:24 WIB
loading...
Pemerintah Bakal Bangun...
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono groundbreaking Pabrik NPK Nitrat di Kawasan Industri Pupuk Kujang, Selasa (23/12/2025). FOTO/Iqbal Dwi P
A A A
JAKARTA - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, Pemerintah akan membangun setidaknya 7 pabrik pupuk baru di Indonesia hingga tahun 2029 mendatang. Anggaran yang disiapkan sebesar Rp57 triliun.

"Pembangunan ini bertujuan menambah kapasitas produksi pupuk nasional dalam rangka mendukung visi Presiden, yang menempatkan sektor pertanian dan pangan sebagai prioritas utama program pemerintah," ujarnya usai melakukan groundbreaking Pabrik NPK Nitrat di Kawasan Industri Pupuk Kujang, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Langgar HET, Mentan Amran Tindak Tegas Dua Produsen Minyak Goreng

Sudaryono mengatakan 7 fasilitas produksi baru itu mecakup pembangunan pabrik baru, serta revitalisasi pabrik lama untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Beberapa wilayah telah ditentukan untuk lokasi pabrik baru, dan revitalisasi pabrik lama.

Ia menambahkan, beberapa lokasi yang telah dipetakan untuk menggarap proyek tersebut seperti di Aceh, Palembang, Gresik, Karawang, Fak-Fak, dan Bontang. Total fasilitas produksi pupuk baru yang dikerjakan pemerintah sebanyak 7 pabrik. "Sampai dengan tahun 2029 targetnya membangun 7 pabrik pupuk baru. Ada untuk mengganti pabrik yang terlalu tua, selain itu juga substitusi pupuk impor," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Indonesia Ekspor Pupuk...
Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, Total Nilainya Tembus Rp7 Triliun
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Rekomendasi
Daftar Microdrama Enemy...
Daftar Microdrama Enemy to Lovers di V+Short, Dari Benci Jadi Cinta
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Tegas! Roy Suryo dan...
Tegas! Roy Suryo dan Dokter Tifa Menolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved