Buat Perlindungan Sosial di 2022, Pemerintah Sudah Kucurkan Rp 461,6 Triliun
Selasa, 03 Januari 2023 - 18:18 WIB
loading...
Realisasi anggaran perlindungan sosial (perlinsos) hingga 31 Desember 2022 mencapai Rp 461,6 triliun, Menkeu Sri Mulyani membeberkan rincian penggunaannya. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan atau Menkeu Sri Mulyani Indrawati membeberkan bahwa realisasi anggaran perlindungan sosial (perlinsos) hingga 31 Desember 2022 mencapai Rp 461,6 triliun. Perlinsos ini dimanfaatkan untuk penyaluran bantuan PC dan PEN (Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional) guna mengurangi beban pengeluaran dan menjaga daya beli masyarakat.
"Kinerja anggaran perlinsos ini dilaksanakan melalui BPP dan TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa)," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Realisasi APBN 2022 di Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Baca Juga: Akui 2022 Sangat Brutal, Sri Mulyani Ramal Pelemahan Akan Dirasakan Tahun Ini
Pertama dari sisi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) senilai Rp173,6 triliun, antara lain melalui penyaluran bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) untuk 10 juta keluarga sebesar Rp28,7 triliun, penyaluran bantuan Kartu Sembako kepada 18,8 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) sebesar Rp44,1 triliun, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng untuk 23,9 juta keluarga sebesar Rp7 triliun.
"Kemudian penyaluran BLT BBM untuk 20,7 juta keluarga sebesar Rp12,7 triliun dan bantuan untuk penyandang disabilitas, YAPI, dan lansia sebesar Rp244,7 miliar untuk 400 ribu orang," ungkap Sri Mulyani.
"Kinerja anggaran perlinsos ini dilaksanakan melalui BPP dan TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa)," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers Realisasi APBN 2022 di Jakarta, Selasa (3/1/2023).
Baca Juga: Akui 2022 Sangat Brutal, Sri Mulyani Ramal Pelemahan Akan Dirasakan Tahun Ini
Pertama dari sisi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) senilai Rp173,6 triliun, antara lain melalui penyaluran bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) untuk 10 juta keluarga sebesar Rp28,7 triliun, penyaluran bantuan Kartu Sembako kepada 18,8 juta KPM (Keluarga Penerima Manfaat) sebesar Rp44,1 triliun, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) minyak goreng untuk 23,9 juta keluarga sebesar Rp7 triliun.
"Kemudian penyaluran BLT BBM untuk 20,7 juta keluarga sebesar Rp12,7 triliun dan bantuan untuk penyandang disabilitas, YAPI, dan lansia sebesar Rp244,7 miliar untuk 400 ribu orang," ungkap Sri Mulyani.
Lihat Juga :