Terbaik, Bisnis Internasional BNI Bukukan Pendapatan Bersih Rp2,1 T
Senin, 13 Juli 2020 - 07:52 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, sampai dengan kuartal II/2020, dana yang berhasil dihimpun oleh KCLN New York melalui CD mencapai USD414 juta.
BNI secara berkelanjutan juga melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan transaksional Diaspora Indonesia, terutama dalam transaksi kiriman uang luar negeri. BNI menghadirkan layanan digital remittance di luar negeri antara lain melalui kehadiran BNI MoRe (Mobile Remittance) di KCLN Singapore dan BNI Outgoing Remittance Mobile Banking Personal demi meningkatkan sistem dan layanan remitansi yang dapat diakses setiap nasabah secara mudah dimanapun dan kapanpun.
Penghargaan yang dinobatkan sejalan dengan pendapatan bisnis internasional BNI. Sampai dengan periode Juni 2020, bisnis internasional BNI mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp2,1 triliun yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,8% (YoY). Dalam lima tahun terakhir pendapatan bersih bisnis internasional BNI juga mencatat pertumbuhan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 38,8% per tahun.
Putrama menambahkan bahwa bisnis internasional merupakan faktor pembeda bagi BNI dibandingkan perbankan lain di Indonesia. Keberadaan KCLN juga telah memberikan dampak positif bagi Indonesia karena menjadi sumber devisa yang berasal dari pajak.
"Melihat kecenderungan tersebut, BNI ke depan akan terus meningkatkan profitabilitas KCLN dan memperbaharui produk dan layanan bisnis internasional khususnya yang berbasis trade finance," tutup Putrama.
BNI secara berkelanjutan juga melakukan inovasi untuk memenuhi kebutuhan transaksional Diaspora Indonesia, terutama dalam transaksi kiriman uang luar negeri. BNI menghadirkan layanan digital remittance di luar negeri antara lain melalui kehadiran BNI MoRe (Mobile Remittance) di KCLN Singapore dan BNI Outgoing Remittance Mobile Banking Personal demi meningkatkan sistem dan layanan remitansi yang dapat diakses setiap nasabah secara mudah dimanapun dan kapanpun.
Penghargaan yang dinobatkan sejalan dengan pendapatan bisnis internasional BNI. Sampai dengan periode Juni 2020, bisnis internasional BNI mencatatkan pendapatan bersih sebesar Rp2,1 triliun yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 16,8% (YoY). Dalam lima tahun terakhir pendapatan bersih bisnis internasional BNI juga mencatat pertumbuhan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 38,8% per tahun.
Putrama menambahkan bahwa bisnis internasional merupakan faktor pembeda bagi BNI dibandingkan perbankan lain di Indonesia. Keberadaan KCLN juga telah memberikan dampak positif bagi Indonesia karena menjadi sumber devisa yang berasal dari pajak.
"Melihat kecenderungan tersebut, BNI ke depan akan terus meningkatkan profitabilitas KCLN dan memperbaharui produk dan layanan bisnis internasional khususnya yang berbasis trade finance," tutup Putrama.
(fai)
Lihat Juga :