Sikap Pemda Dinilai Bikin Tol Laut Tak Maksimal

Minggu, 08 Januari 2023 - 18:10 WIB
loading...
Sikap Pemda Dinilai...
Program Tol Laut terkendala muatan ke wilayah barat. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Program Tol Laut yang selama ini sudah berjalan dinilai belum maksimal. Pasalnya, kapal-kapal yang mengangkut barang dari wilayah barat ketika kembali lagi tidak terisi komoditas produksi daerah setempat.

Baca juga: Intip Kontribusi Program Tol Laut Usai Berjalan Selama 7 Tahun

"Program Tol Laut belum maksimal. Pemerintah daerah seharusnya lebih pro aktif lagi untuk mengembangkan usaha di daerahnya masing-masing supaya kapal-kapal yang mengangkut komoditas dari wilayah barat ketika kembali lagi dapat terisi komoditas produksi wilayah setempat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima MNC Portal Indonesia, Minggu (8/1/2023).

Ia berharap, pemerintah pusat maupun kepala daerah setempat bisa lebih memanfaatkan Tol Laut di tahun ini. Sebab, akan ada 35 trayek Tol Laut yang sudah diberikan subsidi oleh pemerintah, yaitu sebesar Rp535,82 miliar.

"Transportasi laut mendapat kucuran subsidi sebesar Rp1,47 triliun (22%) dari total total subsidi keperintisan sektor transportasi tahun 2023.

Dari jumlah itu, terbesar diberikan angkutan perintis laut Rp936,41 miliar. Kemudian diikuti program Tol Laut 35 trayek sebanyak Rp535,82 miliar.

"Pengakutan kapal ternak 6 trayek sebanyak Rp63,4 miliar dan terakhir kapal rede 16 trayek Rp44 miliar," beber Djoko.

Baca juga: Gunung Marapi Kembali Erupsi Minggu Siang, Jauhi Radius 3 Km dari Puncak

Tol Laut adalah program yang digagas pemerintah pada 2015. Salah satu tujuannya, menekan disparitas harga dan sekaligus meningkatkan ekonomi daerah.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rencana Pemda Pungut...
Rencana Pemda Pungut Pajak Air Permukaan dari Pohon Sawit Dinilai Langgar UU
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Rekomendasi
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Sudirman Said: Kepemimpinan...
Sudirman Said: Kepemimpinan Berkelanjutan Lahir dari Sistem yang Kuat
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Berita Terkini
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved