Harga Emas Dunia Menguat ke USD1.866 per Troy Ounce
Minggu, 08 Januari 2023 - 19:10 WIB
loading...
Harga emas dunia menguat dipicu data pekerjaan AS. Foto/Reuters
A
A
A
JAKARTA - Harga emas dunia ditutup menguat ke posisi USD1.866,78 per troy ounce pada perdagangan sore ini, Minggu (8/1/2023). Penguatan emas ini dipicu data pertumbuhan pekerjaan Amerika Serikat (AS) yang moderat, mengisyaratkan perlambatan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed).
Baca juga: Tahun Ini Harganya Bakal Naik ke Rp1,6 Juta per Gram, Saatnya Berburu Emas?
"Pelaku pasar masih bertaruh pada bank sentral melakukan kenaikan suku bunga sekecil 25 basis poin pada keputusan kebijakan berikutnya pada bulan Februari, setelah kenaikan 50 basis poin pada bulan Desember dan empat kenaikan berturut-turut sebesar 75 basis poin antara bulan Juni dan November," terang Ibrahim Assuaibi, pengamat pasar uang, dalam rilis hariannya, Minggu (8/1/2023).
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa laporan nonfarm payrolls mendukung harga emas dunia kembali menguat karena The Fed lebih sedikit menaikkan suku bunga di tahun ini. Suku bunga AS saat ini berada di puncak 4,5% setelah The Fed menambahkan 425 basis poin ke suku bunga sejak Maret.
"Sebelumnya, suku bunga memuncak hanya 0,25% karena bank sentral memangkasnya setelah wabah global pandemi virus corona pada Maret 2020," ujarnya.
Baca juga: Tahun Ini Harganya Bakal Naik ke Rp1,6 Juta per Gram, Saatnya Berburu Emas?
"Pelaku pasar masih bertaruh pada bank sentral melakukan kenaikan suku bunga sekecil 25 basis poin pada keputusan kebijakan berikutnya pada bulan Februari, setelah kenaikan 50 basis poin pada bulan Desember dan empat kenaikan berturut-turut sebesar 75 basis poin antara bulan Juni dan November," terang Ibrahim Assuaibi, pengamat pasar uang, dalam rilis hariannya, Minggu (8/1/2023).
Lebih lanjut ia menerangkan bahwa laporan nonfarm payrolls mendukung harga emas dunia kembali menguat karena The Fed lebih sedikit menaikkan suku bunga di tahun ini. Suku bunga AS saat ini berada di puncak 4,5% setelah The Fed menambahkan 425 basis poin ke suku bunga sejak Maret.
"Sebelumnya, suku bunga memuncak hanya 0,25% karena bank sentral memangkasnya setelah wabah global pandemi virus corona pada Maret 2020," ujarnya.
Lihat Juga :