Harga Pangan Dunia Meroket 14%, Erick Thohir Dorong BUMN Gelar Operasi Pasar
Senin, 09 Januari 2023 - 13:39 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Harga bahan pangan di pasar global merangkak naik, salah satunya dipicu perang Rusia-Ukraina sejak Februari 2022. Pemerintah berupaya melakukan stabilisasi harga dengan menggelar operasi pasar.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat, kenaikan harga bahan pokok saat ini mencapai 14%, tertinggi dalam sejarah dunia.
Guna menekan harga komoditas agar tak melambung lebih tinggi, Erick memastikan BUMN terus melakukan intervensi melalui operasi pasar.
"Saya baru mendapatkan data bahwa harga pangan dunia naik 14%. Itu tertinggi sepanjang sejarah. Artinya kita harus sama- sama mengintervensi dan mengatasi hal - hal seperti ini,” ungkap Erick dikutip Senin (9/1/2023).
Di dalam negeri, kenaikan harga mayoritas komoditas terjadi sejak Desember 2022 lalu. Pada saat itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat kenaikan harga terjadi pada beras, telur ayam, bawang merah, bawang putih, kedelai, hingga jagung.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mencatat, kenaikan harga bahan pokok saat ini mencapai 14%, tertinggi dalam sejarah dunia.
Guna menekan harga komoditas agar tak melambung lebih tinggi, Erick memastikan BUMN terus melakukan intervensi melalui operasi pasar.
"Saya baru mendapatkan data bahwa harga pangan dunia naik 14%. Itu tertinggi sepanjang sejarah. Artinya kita harus sama- sama mengintervensi dan mengatasi hal - hal seperti ini,” ungkap Erick dikutip Senin (9/1/2023).
Di dalam negeri, kenaikan harga mayoritas komoditas terjadi sejak Desember 2022 lalu. Pada saat itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat kenaikan harga terjadi pada beras, telur ayam, bawang merah, bawang putih, kedelai, hingga jagung.
Lihat Juga :