Bicara Ahlak, Erick Thohir Minta Pimpinan BUMN Belajar dari Petugas Kebersihan KRL
Senin, 13 Juli 2020 - 13:01 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi sikap jujur dan disiplin yang dilakukan Mujenih petugas kebersihan dan Egi Sandi Petugas Pengawalan di KRL Commuterline. Erick menyebut sikap itu harus ditiru oleh seluruh pemimpin di Indonesia.
Erick menilai, sikap jujur dan disiplin yang ditunjukkan kedua petugas PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tersebut karena didasarkan pada akhlak yang baik.
"Ternyata apa yang dilakukan oleh Egi dan Mujenih itu sesuatu yang luar biasa bagi kita semua, apalagi ini bersinergi dengan BUMN. Karena itu, saya harapkan ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua terutama para pimpinan bahwa memang kebetulan kita diberikan amanah, kita juga harus siap akhlak itu sendiri jika kita mau sukses," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Senin (13/7/2020).
Dirinya juga menyebut tindakan luar biasa yang dilakukan Egi dan Mujenih tidak semata simbolik. Namun, sikap itu, menunjukkan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar yang berpegang teguh pada prinsip kejujuran dan disiplin yang tinggi yang didasari pada akhlak.
(Baca Juga: Bukan yang Pertama, Begini Cerita Petugas Kebersihan yang Temukan Uang Rp500 Juta di KRL)
Ahlak, lanjut Erick, harus menjadi landasan dalam setiap aktivitas atau kegiatan yang dilakukan. Semuanya akan hambar dan tak ada artinya jika tidak dilandasi oleh akhlak itu sendiri.
"Karena tanggung jawab dan yang terpenting apa yang kita sepakati bersama bahwa apa yang kita lakukan tak ada artinya kalau tidak didasari oleh akhlak. Karena itu, kemarin ketika beritanya ada di mana-mana, saya rasa ini poin yang sangat bagus, kebetulan kami di BUMN juga punya prinsip bahwa akhlak menjadi landasan utama," ujarnya.
Erick menilai, sikap jujur dan disiplin yang ditunjukkan kedua petugas PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) tersebut karena didasarkan pada akhlak yang baik.
"Ternyata apa yang dilakukan oleh Egi dan Mujenih itu sesuatu yang luar biasa bagi kita semua, apalagi ini bersinergi dengan BUMN. Karena itu, saya harapkan ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua terutama para pimpinan bahwa memang kebetulan kita diberikan amanah, kita juga harus siap akhlak itu sendiri jika kita mau sukses," ujar Erick dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Senin (13/7/2020).
Dirinya juga menyebut tindakan luar biasa yang dilakukan Egi dan Mujenih tidak semata simbolik. Namun, sikap itu, menunjukkan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar yang berpegang teguh pada prinsip kejujuran dan disiplin yang tinggi yang didasari pada akhlak.
(Baca Juga: Bukan yang Pertama, Begini Cerita Petugas Kebersihan yang Temukan Uang Rp500 Juta di KRL)
Ahlak, lanjut Erick, harus menjadi landasan dalam setiap aktivitas atau kegiatan yang dilakukan. Semuanya akan hambar dan tak ada artinya jika tidak dilandasi oleh akhlak itu sendiri.
"Karena tanggung jawab dan yang terpenting apa yang kita sepakati bersama bahwa apa yang kita lakukan tak ada artinya kalau tidak didasari oleh akhlak. Karena itu, kemarin ketika beritanya ada di mana-mana, saya rasa ini poin yang sangat bagus, kebetulan kami di BUMN juga punya prinsip bahwa akhlak menjadi landasan utama," ujarnya.
Lihat Juga :