Atome Perluas Layanan Paylater di 2023, Hadirkan Pertumbuhan Signifikan Sepanjang Tahun 2022

Selasa, 10 Januari 2023 - 15:41 WIB
loading...
Atome Perluas Layanan...
Sepanjang 2022, Atome berhasil mencetak pertumbuhan transaksi hingga hingga 360 kali, dengan penghasilan gross merchandise value (GMV) yang tercatat sebanyak 420 kali.
A A A
JAKARTA - Pesatnya pertumbuhan industri Paylater di Indonesia masih menjadi satu pendorong pemulihan ekonomi digital di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan data dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) yang menunjukkan angka pembiayaan paylater di industri multifinance mencapai Rp4,2 triliun hingga September 2022.

Angka ini hampir menyentuh pencapaian pembiayaan paylater di tahun 2020 sebesar Rp4,47 triliun. Peningkatan ini diperkuat oleh sejumlah perusahaan pembiayaan yang menghadirkan layanan paylater sebagai opsi pembayaran.

Salah satunya adalah melalui layanan Atome di Indonesia. Sepanjang 2022, Atome berhasil mencetak pertumbuhan transaksi hingga hingga 360 kali, dengan penghasilan gross merchandise value (GMV) yang tercatat sebanyak 420 kali lebih banyak dibandingkan akhir tahun 2020.

(Baca juga:Mencermati Tren Paylater)

“Angka ini kami dapatkan dari total pembiayaan yang telah diberikan kepada pengguna Atome di mana 70% dari mereka mayoritas berasal dari daerah Jawa dan Bali. Angka ini menjadi pendorong bagi kami untuk dapat memperluas layanan paylater agar bisa dinikmati oleh masyarakat yang lebih luas lagi,” ungkap General Manager Atome Indonesia Winardi Wijaya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/1/2023).

Atome juga telah berhasil mencatat pertumbuhan pengguna Atome sebesar 9.600%, dengan lebih dari 5 juta pengunduh aplikasi di Indonesia. Winardi juga menambahkan bahwa 54% dari mereka masih berasal dari Gen Z dan milenial dengan persentase pengguna wanita sebanyak 70%.

Besarnya minat Gen Z dan milenial dalam hal ini dengan kemajuan era digital, di mana mereka bisa mendapatkan semua kebutuhan melalui ponsel yang mereka miliki. Atome menjadi opsi terbaik dengan ekosistem yang menjangkau seluruh aspek kebutuhan mereka.

(Baca juga:Paylater Butuh Pengawasan dan Aturan Jelas)

Mulai kebutuhan kebutuhan fashion, kecantikan, gaya hidup, kebugaran, edukasi, elektronik, travel hingga peralatan rumah tangga. “Hingga saat ini, kami telah bermitra dengan setidaknya 700 merchant dan lebih dari 10,000 toko offline di Indonesia,” katanya.

Beberapa brand besar yang sudah bergabung dengan ekosistem Atome seperti MAP Group, H&M, Matahari Department Store, Giordano Group, Sociolla, Gold Gym, Kanmo Group dan masih banyak lagi. “Ekosistem ini masih terus kami perluas sehingga ke depannya, pengguna dapat dengan mudah mengakses seluruh kebutuhan mereka dengan opsi pembayaran paylater Atome,” kata Winardi.

Dari besarnya ekosistem tersebut, Winardi mengatakan bahwa lebih dari 95% pengguna mengambil opsi tenor cicilan pembayaran untuk 3 bulan dan 6 bulan. “Kinerja pembiayaan Atome sepanjang 2022 kemarin juga mendukung angka non performing loan (NPL) yang kami miliki dalam batas yang rendah dan terjaga dengan sangat baik.”

(Baca juga:Cara Mudah Membedakan Antara PayLater dan Kartu Kredit)

Selain pencapaian yang signifikan, Atome juga turut mendukung pertumbuhan literasi keuangan dengan edukasi yang secara konsisten diberikan melalui ragam program yang disajikan baik secara daring maupun luring dengan menghadirkan para pembicara yang ahli di bidangnya sesuai dengan topik yang diangkat.

Winardi mengatakan bahwa layanan paylater dapat menjadi salah satu opsi terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sambil memaksimalkan manajemen keuangan yang mereka miliki. Hal ini disampaikan dengan merujuk pada penelitian dari Institute for Development of Economic Studies (INDEF) yang mengatakan bahwa seiring berkembangnya layanan paylater, banyak masyarakat yang belum bisa mengelola keuangan dan kredit sehingga fitur paylater dianggap sebagai jebakan.

“Terkait hal ini, kami selalu memastikan bahwa pengguna yang mengakses layanan kami memiliki tujuan yang jelas saat menggunakan Atome. Kami masih melakukan penerapan credit Scoring dan BI Checking serta batasan minimal usia 17 tahun dan telah memiliki KTP. Kami juga terus memberikan edukasi terkait sistem cicilan yang diharapkan dapat membantu mereka untuk bijak mengatur keuangannya,” kata Winardi.
(dar)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Transaksi Digital Melonjak,...
Transaksi Digital Melonjak, Visa Tekankan Pentingnya Pengelolaan Risiko
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
Rencanakan Liburan dengan...
Rencanakan Liburan dengan Lebih Fleksibel Melalui Paylater
Jangan Sampai Salah!...
Jangan Sampai Salah! Ini Hukum Kurban Pakai Pinjol dan Paylater!
Atur Anggaran Liburan...
Atur Anggaran Liburan Lebih Mudah dengan Layanan Paylater
Rekomendasi
David dan Victoria Beckham...
David dan Victoria Beckham Kirim Sinyal Damai untuk Brooklyn di Hari Ayah
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved