Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi Pamer Bisa Rebut Freeport hingga Blok Mahakam

Selasa, 10 Januari 2023 - 17:58 WIB
loading...
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat memberikan sambutan pada acara HUT ke-50 PDI Perjuangan di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). FOTO/MPI/Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bangga bisa merebut tambang Freeport hingga Blok Mahakam ke pangkuan ibu pertiwi setelah sekian lama dikuasai asing. Hal itu diungkapkan dalam rangkaian acara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 PDI Perjuangan (PDIP).

"Beberapa aset-aset besar yang kita miliki seperti Freeport yang sekian tahun dimiliki Amerika, tiga tahun ini secara mayoritas telah kita miliki, yaitu sebesar 51,2%," ujar Jokowi saat memberikan sambutan di acara Harlah PDIP ke-50, di JCC Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023).

Lihat Foto: Jokowi Hadiri Peringatan HUT ke-50 PDI Perjuangan

Menurut dia kepemilikan mayoritas menjadi salah satu capaian yang besar. Pasalnya, selama 50 tahun tambang emas di Papua itu dikuasai Amerika Serikat (AS) dengan keuntungan yang diterima Indonesia tidak sebanding dengan eksploitasi sumber daya alam. Tak hanya itu, kepemilikan mayoritas saham berdampak pada peningkatan tenaga kerja Indonesia.

"Apa yang kita inginkan dari pengambilalihan ini adalah hilirisasi. Jangan sampai tambangnya ada di negara kita, Papua, Smelternya di Jepang, di Spanyol, kita nggak dapat apa-apa. Pajak hanya dapat sedikit, royalti sedikit, dividen sedikit, lapangan kerja juga tidak dapat," tandas Jokowi.

Jokowi mengungkapkan pekerja dari dalam negeri di Freeport telah mencapai 98%. Sedangkan 41% dari total tersebut adalah warga asli Papua. Tak berhenti di situ, Jokowi juga bangga telah merebut Blok Rokan yang selama 97 tahun dikelola perusahaan asing asal AS, yakni Chevron.

Baca Juga: Rupiah Lesu Imbas Megawati Tunda Kejutan Pengumuman Calon Presiden

Di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, 100% Blok Rokan sudah dikelola Pertamina. Selain itu Jokowi juga menyebutkan Blok Mahakam, yang selama 43 tahun hanya dikelola oleh perusahaan asal Prancis, namun saat ini 100% juga sudah dikelola oleh Pertamina. Bahkan Jokowi mengatakan ada tambahan sekitar 12.500 pekerja baru untuk meningkatkan produktivitas.

"Tapi pekerjaan besar kita bukan di situ. Pekerjaan besar yang ingin kita lakukan adalah bagaimana membangun sistem besar agar yang namanya nikel, bauksit, tembaga, timah, itu betul-betul semuanya bisa teringetrasi dan bisa memproduksi barang jadi atau setengah jadi, memberikan nilai tambah sebesar-besarnya, terutama lapangan kerja bagi rakyat," tandas Jokowi.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Freeport Targetkan Produksi...
Freeport Targetkan Produksi Tambang Bawah Tanah Grasberg Pulih dalam Dua Pekan
Itung-itungan Risiko...
Itung-itungan Risiko Utang Whoosh, Balik Modal Bisa Sampai 100 Tahun
Freeport Kantongi Perpanjangan...
Freeport Kantongi Perpanjangan Izin di Grasberg, Indonesia Dapat Gratis Saham 12%
Izin Tambang Freeport...
Izin Tambang Freeport Diperpanjang 20 Tahun, Pemerintah Amankan Investasi Rp336 Triliun
RI dan Freeport Capai...
RI dan Freeport Capai Kesepakatan Rp650 Triliun di AS, Ada 6 Poin Termasuk Perluasan Tambang
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Rekomendasi
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Polisi Tetapkan ART...
Polisi Tetapkan ART Angel Lelga sebagai Tersangka Kasus Dugaan Pencurian, Langsung Ditahan
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved