Wall Street Dibuka Merekah Saat Investor Menanti Pengumuman Inflasi AS
Rabu, 11 Januari 2023 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
Penurunan inflasi dapat meningkatkan harapan bahwa The Fed atau Bank Sentral AS akan segera menghentikan siklus kenaikan suku bunga mereka. Namun, hal itu perlu diwaspadai lebih lanjut lantaran sejumlah pejabat The Fed belakangan ini berkomentar bahwa bank sentral perlu tetap agresif dalam menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.
Beberapa pejabat Fed, seperti Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, mengharapkan suku bunga dapat melampaui 5% pada tahun ini.
"(Investor) merasa inflasi dapat dijinakkan dan sebenarnya masih ada lebih banyak risiko," kata Analis MAI Capital Management, Christopher Grisanti dilansir Reuters, Rabu (11/1/2023).
Saat ini, pelaku pasar melihat ada peluang 77% bagi The Fed untuk mengerek suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%-4,75% pada bulan Februari. Adapun puncak suku bunga diproyeksikan berada di level 4,92% pada bulan Juni 2023.
Beberapa pejabat Fed, seperti Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, mengharapkan suku bunga dapat melampaui 5% pada tahun ini.
"(Investor) merasa inflasi dapat dijinakkan dan sebenarnya masih ada lebih banyak risiko," kata Analis MAI Capital Management, Christopher Grisanti dilansir Reuters, Rabu (11/1/2023).
Saat ini, pelaku pasar melihat ada peluang 77% bagi The Fed untuk mengerek suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 4,50%-4,75% pada bulan Februari. Adapun puncak suku bunga diproyeksikan berada di level 4,92% pada bulan Juni 2023.
(akr)
Lihat Juga :