Lebihi Target, Kunjungan Wisatawan ke Jateng Tembus 45 Juta di 2022

Kamis, 12 Januari 2023 - 13:30 WIB
loading...
Lebihi Target, Kunjungan...
Gubernur Ganjar Pranowo saat mengunjungi tempat wisata di daerah Jawa Tengah. FOTO/dok.Istimewa
A A A
SEMARANG - Kunjungan wisatawan di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tahun 2022 mencapai 45 juta orang. Angka tersebut melewati target 11,5 juta wisatawan atau meningkat setara 291% dari target yang ditetapkan.

"Event mesti banyak dikreasi, PPKM kan sudah dicabut, maka sebenarnya mulailah ekonomi ini digerakkan kembali. Kita juga sudah ngobrol dengan bupati, wali kota, pelaku wisata, yuk kita hidupkan lagi pariwisata," ujar Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melalui pernyataannya, Kamis (12/1/2023).

Ganjar akan terus menggalakkan dan mengoptimalkan potensi wisata di Jateng. Terlebih setelah pemerintah resmi mencabut status PPKM. Lebih lanjut, Ganjar mengatakan sejumlah agenda yang sedang digodok Pemprov Jateng beserta jajaran pemkab dan pemkot untuk tahun ini antara lain memperbanyak event seperti konser musik, karnaval dan pameran.

Salah satunya yang telah masuk kalender event Jateng dan telah ditunggu-tunggu wisatawan yaitu penampilan band rock kawakan asal Inggris, Deep Purple yang dijadwalkan tampil di Solo pada Maret 2023 mendatang. "Event ini juga akan bisa memperngaruhi atau merangsang orang untuk datang. Apakah konser musik, apakah karnaval, apakah pameran, maka ini menurut saya penting untuk didorong," kata Ganjar.

Baca Juga: Ganjar Dorong Energi Terbarukan Lewat Pembangunan PLTS di Pesantren

Selain itu, Ganjar juga akan memaksimalkan potensi wisata religi yang ada di Jateng, seperti Masjid Agung Demak, Sam Poo Kong Semarang hingga Candi Borobudur Magelang. Kabid Pemasaran Disporapar Jateng Setyo Irawan menjelaskan, jumlah wisatawan yang datang ke Jateng didominasi wisatawan nusantara (wisnus) Sementara wisatawan mancanegara (wisman) menempati urutan kedua. Tercatat, wisnus yang berkunjung mencapai 44.949.504 orang dan wisman sebanyak 144.429 orang.

Irawan menambahkan, jumlah ini menjadi yang terbesar sejak pandemi Covid-19 melanda. Di tahun 2020 dan 2021, capaian kunjungan wisatawan rata-rata hanya sekitar 22 juta lebih, baik wisman dan wisnus. Sementara tahun 2019 kunjungan wisatawan mencapai lebih dari 58 juta orang. "Dibanding 2019 capaian di 2022 belum pulih sepenuhnya, namun dibanding 2020 dan 2021 (pandemi) capaian tahun ini naik signifikan," jelas Irawan.

Naiknya jumlah wisatawan ke Jateng, tidak lepas dari kondisi penyebaran Covid-19 yang mulai mereda. Selain itu, keputusan pencabutan PPKM oleh Presiden RI serta membaiknya daya beli masyarakat. Meskipun telah mereda, para pelaku wisata di Jateng tidak lantas melalaikan penerapan protokol kesehatan. Tercatat, sebanyak 794 usaha wisata telah tersertifikasi Cleanliness Health Safety Environment Sustainability (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Kelestarian Lingkungan) dari Kemenparekraf RI. Sementara, yang telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi sebanyak 691 usaha wisata.

Baca Juga: Terhambat Cuaca, Ganjar Targetkan Jembatan Juwana Rampung April 2023

Selain itu, pelaku wisata juga menyelenggarakan paket-paket wisata yang berkoordinasi dengan Dishub, BPBD, Polda Jateng Dinkes dan Biro Kesehatan. Sekaligus, sosialisasi penerapan protokol kesehatan tetap dijalankan. "Pada tahun 2023 kami menargetkan jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 21.445.344 orang. Kami memfokuskan target untuk kunjungan wisnus," kata Irawan.

Meski demikian, pihaknya tidak lantas meninggalkan promosi destinasi wisata ke pelancong dari mancanegara. Di tahun ini, strategi promosi tetap digencarkan, baik melalui kegiatan, iklan, promosi penjualan melalui media elektronik, travel mart, digital marketing dan media sosial. "Untuk promosi wisata Jateng kami menyasar negara-negara di Asia, utamanya Malaysia, Singapura, China dan India," sebut Irawan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permudah Nasabah Dapatkan...
Permudah Nasabah Dapatkan Perlindungan Perjalanan yang Tenang dan Nyaman
11,4 Juta Wisman Mengunjungi...
11,4 Juta Wisman Mengunjungi Indonesia, Turis ASEAN Mendominasi
Dorong Pertumbuhan Industri,...
Dorong Pertumbuhan Industri, PLN Teken PJBTL 1.800 MVA di Jawa Barat dan Jawa Tengah
Mendefinisikan Ulang...
Mendefinisikan Ulang Ketangguhan dan Kepastian dalam Perjalanan
Demi Gaet Wisatawan...
Demi Gaet Wisatawan China, Thailand Gelontorkan Stimulus Raksasa Rp6,5 Triliun
SIG Berangkatkan 2.160...
SIG Berangkatkan 2.160 Pemudik, Buka Posko Mudik di 4 Provinsi
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Rekomendasi
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Meksiko dan Tradisi...
Meksiko dan Tradisi Start Sempurna di Piala Dunia
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Harga Emas Menggila,...
Harga Emas Menggila, Kini Tembus Rp1,9 Juta Per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved