Mengenal Proyek Minyak Makan Merah yang Digenjot Erick Thohir

Jum'at, 13 Januari 2023 - 14:16 WIB
loading...
Mengenal Proyek Minyak...
Menteri BUMN Erick Thohir saat meninjau perkembangan pembangunan pabrik minyak makan merah di Deli Serdang, Jumat (6/1/2023). FOTO/dok.PTPN
A A A
JAKARTA - Pemerintah mendorong produksi minyak makan merah sebagai alternatif minyak goreng. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terus mendorong proyek pembangunan pabrik minyak makan merah yang dibangun oleh Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) atau PTPN Group.

"Minyak makan merah ini lebih sehat dan punya banyak manfaat," ujar Erick melalui pernyataannya saat meresmikan Pabrik Minyak Makan Merah PTPN, di Pagar Merbau, Deli Serdang, Sumatera Utara, baru-baru ini.

Erick ingin agar pabrik minyak makan merah dibangun di setiap 1.000 hektare lahan sawit. Pabrik minyak merah sebagai upaya mencukupi kebutuhan minyak goreng bagi masyarakat.

Dia optimistis proyek minyak makan merah bisa menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng yan kerap terjadi. Lantas, apa itu minyak makan merah.

Baca Juga: Inovasi Minyak Makan Merah, Ini Keunggulannya Dibanding Minyak Goreng Biasa

Minyak makan merah atau disebut juga sebagai refined palm oil merupakan produk dari minyak sawit mentah (crude palm oil atau CPO) yang setelah proses penyulingan tidak melanjutkan proses-proses selanjutnya. Minyak tersebut memiliki warna terang mencolok dan aroma yang kuat.

Warna mencolok minyak makan merah berasal dari kelapa sawit yang memang berwarna merah tua. Sebab selama proses produksi, minyak makan merah tidak melalui proses penyulingan atau bleaching seperti minyak goreng sawit biasa. Berdasarkan laporan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Pertanian (Kementam) minyak makan merah masih mempertahankan kandungan senyawa fitonutrien.

Kandungan tersebut meliputi karoten sebagai sumber vitamin A, tokoferol dan tokotrienol sebagai vitamin E, dan squalene. Untuk itu, minyak makan merah berpotensi digunakan sebagai pangan fungsional, salah satunya sebagai bahan pangan anti-stunting.

Asam oleat dan asam linoleat yang dikandungnya berfungsi untuk pembentukan dan perkembangan otak, transportasi dan metabolisme pada anak. Minyak makan merah juga sesuai digunakan untuk menumis bahan pangan, salad dressing, bahan baku margarine dan shortening, dan sebagainya.

Baca Juga: Resmikan Pabrik Minyak Makan Merah, Erick Thohir Harap Kelangkaan Migor Tak Terulang

Sementara, minyak kelapa sawit goreng yang saat ini umum digunakan berwarna bening karena sudah mengalami proses pemurnian. Jadi, minyak kelapa sawit mentah olahan tahap pertama berwarna merah pekat dan mengandung beta karoten provitamin A sebanyak 600-1000 mg per kg atau ppm.

Di dalam kandungan karoten memiliki provitamin A yang sangat mudah diserap oleh sel mukosa saluran pencernaan manusia. Tak kalah penting, minyak makan merah yang kaya vitamin A jauh lebih efektif dan murah.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Phytochemindo Reksa...
Phytochemindo Reksa Resmikan Pabrik Klapanunggal dan Luncurkan Buku Biografi Wim Kalona
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Goreng Terjadi di 207 Kabupaten, Kota! Begini Respons Bapanas
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
PT BEST Investasi USD...
PT BEST Investasi USD 10 Juta, PT BEST Bangun Pabrik AC dan Mesin Cuci di Tangerang
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Mengenal Rudal Houthi...
Mengenal Rudal Houthi Yaman yang Baru Saja Menyerang Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved