Rebranding Anak Usaha untuk Perkuat Bisnis Pupuk Indonesia Grup
Jum'at, 13 Januari 2023 - 18:46 WIB
loading...
Selain nama, perubahan ini juga bertujuan untuk menguatkan kapasitas bisnis Pupuk Indonesia Niaga di bidang retail, perdagangan dan distribusi di lingkungan holding Pupuk Indonesia. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) melakukan perubahan nama anak usahanya, yaitu PT Mega Eltra menjadi PT Pupuk Indonesia Niaga. Selain nama, perubahan ini juga bertujuan untuk menguatkan kapasitas bisnis Pupuk Indonesia Niaga di bidang retail, perdagangan dan distribusi di lingkungan holding Pupuk Indonesia.
Baca Juga: Penyaluran Pupuk Subsidi Tahun 2023 Ditarget 100 Persen dari Alokasi
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menyebutkan, penguatan Pupuk Indonesia Niaga masih menjadi bagian dari program transformasi dan penyelarasan (streamlining) bisnis dimana Pupuk Indonesia memfokuskan ulang (refocusing) dan penguatan berbagai lini bisnis di lingkungan holding Pupuk Indonesia .
Di antaranya penguatan lini bisnis retail, perdagangan, hingga distribusi, baik pupuk, bahan baku pupuk, maupun berbagai produk non-pupuk. “Dalam hal ini, Pupuk Indonesia Niaga akan melanjutkan dan memperkuat kapasitas bisnisnya di sektor retail, trading, hingga distribusi, baik untuk produk pupuk maupun non-pupuk,” jelas Bakir.
Lebih lanjut Bakir menyebutkan, bahwa pada tahun 2022 Pupuk Indonesia telah melakukan kajian untuk penguatan proses bisnis di Pupuk Indonesia Niaga. Selanjutnya pada tahun 2023, Pupuk Indonesia akan mulai menerapkan hasil kajian tersebut dengan menyusun proses dan skema bisnis retail dan perdagangan Pupuk Indonesia Niaga.
Salah satu strategi penguatan lini bisnis tersebut adalah dengan rebranding Mega Eltra menjadi Pupuk Indonesia Niaga.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Niaga, Hilman Taufik mengungkapkan, bahwa selama ini, Pupuk Indonesia Niaga menjual berbagai produk pupuk komersil untuk sektor pangan, perkebunan, dan industri. Selain itu, Pupuk Indonesia Niaga juga merupakan distributor resmi yang menyalurkan pupuk bersubsidi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Baca Juga: Penyaluran Pupuk Subsidi Tahun 2023 Ditarget 100 Persen dari Alokasi
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasaman menyebutkan, penguatan Pupuk Indonesia Niaga masih menjadi bagian dari program transformasi dan penyelarasan (streamlining) bisnis dimana Pupuk Indonesia memfokuskan ulang (refocusing) dan penguatan berbagai lini bisnis di lingkungan holding Pupuk Indonesia .
Di antaranya penguatan lini bisnis retail, perdagangan, hingga distribusi, baik pupuk, bahan baku pupuk, maupun berbagai produk non-pupuk. “Dalam hal ini, Pupuk Indonesia Niaga akan melanjutkan dan memperkuat kapasitas bisnisnya di sektor retail, trading, hingga distribusi, baik untuk produk pupuk maupun non-pupuk,” jelas Bakir.
Lebih lanjut Bakir menyebutkan, bahwa pada tahun 2022 Pupuk Indonesia telah melakukan kajian untuk penguatan proses bisnis di Pupuk Indonesia Niaga. Selanjutnya pada tahun 2023, Pupuk Indonesia akan mulai menerapkan hasil kajian tersebut dengan menyusun proses dan skema bisnis retail dan perdagangan Pupuk Indonesia Niaga.
Salah satu strategi penguatan lini bisnis tersebut adalah dengan rebranding Mega Eltra menjadi Pupuk Indonesia Niaga.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Niaga, Hilman Taufik mengungkapkan, bahwa selama ini, Pupuk Indonesia Niaga menjual berbagai produk pupuk komersil untuk sektor pangan, perkebunan, dan industri. Selain itu, Pupuk Indonesia Niaga juga merupakan distributor resmi yang menyalurkan pupuk bersubsidi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Lihat Juga :