Jabodetabek Bakal Dibanjiri 35 Ribu Ton Beras, Mampukah Tekan Kenaikan Harga?

Jum'at, 13 Januari 2023 - 22:38 WIB
loading...
Jabodetabek Bakal Dibanjiri...
Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menyatakan Perum Bulog akan menggelontorkan 35 ribu ton beras di wilayah Jabodetabek yang merupakan campuran antara beras impor dan produksi dalam negeri. Foto: Advenia/MPI
A A A
JAKARTA - Badan Pangan Nasional /National Food Agency (NFA) menyatakan Perum Bulog akan menggelontorkan 35 ribu ton beras di wilayah Jabodetabek . Beras tersebut akan disalurkan ke pasar Jabodetabek guna menjaga stabilitas harga.

Baca Juga: Beras Impor Perkuat Cadangan Beras Pemerintah

Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi mengatakan, beras sebanyak 35 ribu ton tersebut tak sepenuhnya berasal dari beras impor, melainkan ada campuran dari beras dalam negeri.

"Beras 35 ribu ton itu bukan hanya dari beras impor, jadi campur-campur. Ada beras dalam negeri, kemudian ada beras luar negeri," ujar Arief saat ditemui di Pergudangan Bulog, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (13/1/2023).

Kendati demikian, saat ditanyakan terkait besaran jumlah dari masing-masing asal beras tersebut, Arief tidak menyebutkannya secara rinci. Baca Juga: Ini Strategi Buwas Sebar Beras Impor ke Seluruh Indonesia

Lebih lanjut Ia menerangkan, dalam penyaluran beras sebanyak 35 ribu ton itu, Bulog akan memberikannya kepada pedagang seharga Rp 8.300 hingga Rp 8.900 per kilogram. Nantinya pedagang akan menjual ke tingkat konsumen maksimal seharga Rp 9.450 per kilogram.

"Untuk penyaluran CBP ini nanti dilakukan melalui proses Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)," tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihadi Wiraryo menjelaskan, dalam penyalurannya akan dipastikan sampai ke tangan pedagang. Nantinya akan ada dua institusi yang membantu yakni Koperasi Pedagang Pasar Induk beras (KOPPIC) Cipinang, dan Persatuan Penggilingan Padi (PERPADI).

"Misalnya KOPPIC bagiin berasnya ke lapak kecil-kecil. Nah kalau PERPADI bagian yang besar-besar. Koperasi ini memastikan distribusinya ke pedagang-pedagang binaannya. Di mana pedagang binaannya harus menjual maksimal Rp 8.900 per kg," terang Pamrihadi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Dorong Ketahanan Pangan,...
Dorong Ketahanan Pangan, Asuransi Jasindo Gelar Program Pengembangan Beras Sehat di Karawang
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Kronologi ART Angel...
Kronologi ART Angel Lelga Ketahuan Mencuri, Berawal dari Cari Barang yang Mau Dipakai
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
Haru, Alfatih Putra...
Haru, Alfatih Putra Mendiang Mpok Alpa Bawa Rapor ke Makam Sang Bunda Setelah Naik Kelas
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
Infografis
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Kapal Perang Perusak Berbobot 5 Ribu Ton
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved