Minta Bupati hingga Gubernur Terjun ke Pasar Cek Harga, Jokowi: Udah Nggak Musim ABS

Selasa, 17 Januari 2023 - 13:15 WIB
loading...
Minta Bupati hingga...
Suasana di sebuah pasar tradisional. Presiden Jokowi meminta kepala daerah terjun ke pasar guna memantau kenaikan harga-harga kebutuhan pokok. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada semua kepala daerah agarterjun langsung ke pasar guna memantau kenaikan harga-harga kebutuhan pokok di wilayahnya.

Kepala Negara juga mengharapkan para bupati, walikota hingga gubernur tidak percaya begitu saja dengan laporan dari bawahannya apalagi yang berprinsip asal bapak senang alias ABS.

Awalnya Jokowi meminta agar kepala daerah dan Bank Indonesia (BI) bersama-sama memantau harga barang dan jasa di lapangan. Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan harga-harga barang dan jasa.

"Saya minta seluruh gubernur, bupati, wali kota bersama-sama dengan Bank Indonesia terus memantau harga-harga barang dan jasa yang ada di lapangan. Sehingga selalu terdeteksi sedini mungkin sebelum kejadian besarnya itu datang yang bisa kita kejar dan kita antisipasi untuk kita selesaikan," kata presiden dalam arahannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia di Bogor, Selasa (17/1/2023).

Baca juga: Jokowi Minta Inflasi Tahun Ini Bisa Ditekan hingga di Bawah 5%

Jokowi menyatakan telah beberapa kali ke pasar untuk mengecek kenaikan harga. Hasilnya, terdapat kenaikan harga kebutuhan pokok pada beras hingga daging ayam ras.

"Hati-hati dengan yang namanya kenaikan (harga) beras, kita sekarang memang harus bekerja detil seperti itu apa yang baik dilapangan. Beras, saya sudah dua hari yang lalu memperingatkan Bulog untuk masalah ini karena di lapangan 79 daerah beras mengalami kenaikan yang tidak sedikit," tuturnya.

"Urusan telur 89 daerah juga mengalami hal yang sama baik, urusan kecil-kecil urusan tomat 82 daerah mengalami kenaikan dan daging ayam ras 75 daerah mengalami kenaikan," tambahnya.

Baca juga: Beras Bulog Bakal Dijual Murah Rp 8.000/Kg, Ini Syaratnya

Maka dari itu Jokowi meminta kepada kepala daerah untuk turun langsung mengecek ke lapangan. Dirinya pun menyindir kepala daerah yang masih menerima laporan dari bawahan dengan dalih ABS.

"Ini tolong bupati, wali kota, gubernur sering-sering masuk pasar cek betul di lapangan apakah data yang diberikan sesuai dengan fakta-fakta di lapangan. Jangan sampai, udah gak musim sekarang ini yang namanya bawahan ABS Pak, baik Pak nggak ada yang naik Pak, harga stabil Pak, saya cek langsung lapangan," tandasnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta kepada badan pusat statistik (BPS) untuk memberikan data apa adanya kepada kepala daerah. "Jadi BPS di daerah informasikan angka-angka yang apa adanya kepada kepala daerah," pungkas mantan Gubernur DKI.

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Rekomendasi
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved