Neraca Pembayaran RI Kuartal IV/2015 Surplus USD5,1 M

Jum'at, 12 Februari 2016 - 23:28 WIB
Neraca Pembayaran RI...
Neraca Pembayaran RI Kuartal IV/2015 Surplus USD5,1 M
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat neraca pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal IV/2015 surplus sebesar USD5,1 miliar, atau naik dibanding kuartal sebelumnya yang tercatat defisit USD4,6 miliar.

Surplus NPI ini didorong oleh surplus transaksi modal dan finansial sebesar USD9,5 miliar yang melampaui defisit transaksi berjalan sebesar USD5,1 miliar (2,39% PDB).

Dirktur Departemen Komunikasi BI Arbonas Hutabarat mengatakan, surplus NPI pada kuartal IV 2015 ditengarai dapat mendorong kenaikan posisi cadangan devisa dari USD101,7 miliar pada akhir kuartal III/2015 menjadi USD105,9 miliar pada akhir kuartal IV tahun lalu.

"Jumlah cadangan devisa tersebut cukup untuk membiayai kebutuhan pembayaran impor dan utang luar negeri pemerintah selama 7,4 bulan dan berada di atas standar kecukupan internasional," kata dia dalam rilismnya, Jumat (12/2/2016).

Menurutnya, defisit transaksi berjalan meningkat di tengah proses perbaikan perekonomian Indonesia. Defisit transaksi berjalan kuartal IV/ 2015 tersebut lebih besar dibanding kuartal sebelumnya sebesar USD4,2 miliar (1,94% PDB).

Kenaikan defisit transaksi berjalan tersebut bersumber dari penurunan surplus neraca perdagangan nonmigas karena impor nonmigas tumbuh 7,5% (qtq) seiring meningkatnya permintaan domestik pada kuartal IV/2015.

Dia mengatakan, peningkatan impor terbesar terjadi pada kelompok barang modal, diikuti kelompok barang konsumsi dan bahan baku. Sementara, ekspor nonmigas terkontraksi 4,2% (qtq) dipengaruhi oleh permintaan global yang masih lemah dan terus menurunnya harga komoditas.

Di sisi lain, lanjut Agus, defisit neraca perdagangan migas menyusut seiring turunnya volume impor minyak dan harga minyak mentah dunia.

Meski mengalami peningkatan defisit dibanding kuartal sebelumnya, kinerja transaksi berjalan kuartal IV/2015 membaik dibanding periode sama 2014 yang mencatat defisit sebesar USD6,0 miliar (2,70% PDB).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Neraca Pembayaran Indonesia...
Neraca Pembayaran Indonesia Catatkan Surplus USD5,9 Miliar di Kuartal III-2024
Neraca Pembayaran Kuartal...
Neraca Pembayaran Kuartal III Surplus USD2,1 Miliar
Setelah Defisit, Neraca...
Setelah Defisit, Neraca Pembayaran Indonesia Surplus USD2,4 Miliar
Prismalink Hadirkan...
Prismalink Hadirkan Sistem Pembayaran Online dengan Banyak Inovasi
Neraca Pembayaran Indonesia...
Neraca Pembayaran Indonesia Surplus USD3 Miliar
Bank Indonesia Optimistis...
Bank Indonesia Optimistis Neraca Pembayaran Surplus di 2022
Berita Terkini
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
17 menit yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
32 menit yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
2 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved