Perizinan Berbelit, Program 1 Juta Rumah Jokowi Sulit Terealisasi

Sabtu, 09 April 2016 - 19:37 WIB
Perizinan Berbelit,...
Perizinan Berbelit, Program 1 Juta Rumah Jokowi Sulit Terealisasi
A A A
DEPOK - Program Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun 1 juta rumah di Indonesia disambut baik para pengembang properti. Namun dalam implementasinya, mereka mengeluhkan proses perizinan yang masih berbelit.

“Program beliau 1 juta rumah itu sebenarnya sasarannya lebih pada landed house, bukan untuk vertikal. 1 juta rumah itu itu challange luar biasa, proyek Laguna juga memiliki kontribusi tak sedikit. Laguna Group ini punya proyek di daerah Serang meliputi 7.000 unit mau dibangun. Namun impossible proyek 1 juta itu bisa dibangun kalau iklim usahanya itu tak didukung,” ujar CEO KSO Griya Sarana Jaya Properti, Beny Witjaksono pada peletakan batu pertama apartemen Grand Zamzam Tower, Depok, Sabtu (9/4/2016).

Dia melanjutkan, dukungan tersebut meliputi beberapa komitmen kemudahan perizinan hingga pembebasan lahan. Kalangan pengusaha properti masih banyak mengalami hambatan di lapangan.

“Beberapa komitmen perizinan, pembebasan lahan, pembinaan lingkungan aparat sekitarnya, masih tetap berpikir bahwa yang presiden sampaikan persyaratan semestinya bukan hambatan. Tapi persyaratan kunci segala sesuatu. Paraf selesai misalnya luar biasa. Disebut deregulasi presiden banyak dicoret, di lapangan belum terasa,” ungkap Beny.

Dia menyebut masih banyak tahapan atau pintu yang harus dilalui dalam perizinan. “Mejanya masih banyak, berbagai macam kepentingannya. Kita tunggu lah 1 juta enggak yakin tercapai. Kalau yakin tercapai pun mungkin menunggu Presiden Jokowi periode kedua kali, kurun waktu 5 tahun di lapangan terobosan itu enggak yakin,” paparnya.

Program 1 juta rumah sendiri lebih menyasar kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). “Memang sebenarnya populasi kan seperti itu. 1 juta sasarannya populasi yang banyak berpenghasilan rendah. Cuma tetap harus kombinasi, kalau sasarannya MBR semua, kan marketnya juga enggak ada,” tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
1 Jam Pertemuan Dubes...
1 Jam Pertemuan Dubes Belanda dengan Jokowi, Ini yang Dibicarakan
Ketika Ketum MUI Panggil...
Ketika Ketum MUI Panggil Jokowi Insinyur Haji Muhammad Joko Widodo
Banjir Ucapan Selamat...
Banjir Ucapan Selamat Ultah, Jokowi: Saya Hanya Bisa Mengucap Syukur
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
9 jam yang lalu
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
10 jam yang lalu
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
10 jam yang lalu
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
11 jam yang lalu
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
12 jam yang lalu
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
13 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved