Uang Muka Kredit Rumah Turun 15% Kurang Nendang

Sabtu, 25 Juni 2016 - 11:05 WIB
Uang Muka Kredit Rumah...
Uang Muka Kredit Rumah Turun 15% Kurang Nendang
A A A
BATAM - Realestat Indonesia (REI) mengapresiasi langkah Bank Indonesia (BI) untuk mengeluarkan kebijakan makro prudensial melalui pelonggaran loan to value (LTV) uang muka (down payment/DP) kredit perumahan rakyat (KPR). Namun, dampak kebijakan tersebut belum banyak membantu meningkatkan daya beli masyarakat terhadap perumahan.

BI baru-baru ini merelaksasi ketentuan rasio LTV dan financing to value (FTV) untuk pembiayaan properti khusus rumah tapak, rumah susun, dan ruko. Ketentuan tersebut baru efektif per Agustus 2016. Uang muka yang harus disetor nasabah untuk membeli rumah KPR turun dari 20% menjadi 15%.

Ketua Dewan Pengurus Daerah REI Khusus Batam Djaja Roeslim menuturkan, turunnya uang muka kredit rumah menjadi 15% memang sedikit akan membantu meningkatkan daya beli konsumen. ‎Diharapkan, konsumen akan lebih mampu memiliki rumah.

"Dengan berkurangnya itu berkurang jadi 15% pasti akan membantu konsumen. Sedikit banyak akan membantu meningkatkan daya beli konsumen. Kita berharap dengan adanya ini konsumen lebih mampu memiliki rumah," katanya di Marketing Gallery Orchard Park Batam, Batam, Jumat (24/6/2016) malam.

Namun, sambung dia, turunnya uang muka kredit rumah menjadi 15%‎ hanya akan meningkatkan penjualan perumahan sebesar 10%. Karena, uang muka 15% diakuinya masih cukup tinggi.

"‎Ya kalau saya melihat tidak akan banyak. Paling meningkatkan penjualan 10% itu juga sudah bagus. Dengan turunnya cuma 5% ini," imbuh dia.

Menurutnya, BI seharusnya mengembalikan kebijakan LTV perumahan menjadi 10%. Sehingga, daya beli masyarakat terhadap properti akan jauh lebih meningkat dibanding uang muka 15%.

"Kita berharap bisa kembali seperti dulu 10%. Dulu kan 10%, situasi sudah seperti sekarang ini. Seharusnya dia balikkan lagi ke 10%. Kami mengharapkan BI bisa kembalikan ke 10%, jadi ini benar-benar akan membantu meningkatkan daya beli masyarakat," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penjualan Properti Menurun,...
Penjualan Properti Menurun, Tapi Rumah di Bawah Rp1,5 M Masih Laku Keras
Townhouse Akan Menjadi...
Townhouse Akan Menjadi Tren Pengembangan Hunian di Bali
Pemilu Selesai Digelar,...
Pemilu Selesai Digelar, Pengusaha Properti Siap Tancap Gas
REI Dukung Pemerintah...
REI Dukung Pemerintah Gunakan Instrumen Perumahan Atasi Kemiskinan
Kelas Menengah Milenial...
Kelas Menengah Milenial Dominasi Pembelian Properti Residensial
Membangun Standar Baru...
Membangun Standar Baru Industri Properti lewat Indonesia Real Estate Awards 2026
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
9 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
9 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
10 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
11 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
11 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
11 jam yang lalu
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved