Mantan Kabulog: Sudah Saatnya Indonesia Punya Penyimpanan Stok Pangan

Selasa, 12 Juli 2016 - 18:48 WIB
Mantan Kabulog: Sudah...
Mantan Kabulog: Sudah Saatnya Indonesia Punya Penyimpanan Stok Pangan
A A A
JAKARTA - Negara sebesar Indonesia dengan berbagai persoalan pangan yang ada, sudah semestinya menyiapkan penyimpanan stok pangan yang terdiri dari daging, beras dan lainnya untuk memenuhi pangan dalam negeri. Hal tersebut disampaikan mantan Kepala Bulog yang sekarang menjadu Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso.

Sutarto mengatakan, sewaktu dia masih di Bulog dulu, dia sudah menyiapkan penyimpanan daging, beras dan lainnya. Karena menurut dia harus ada instrumen yang kuat menjaga stabilisasi pangan.

"Stok harus merata di mana saja, instrumen ini yang melakukan siapa? Kalau mengandalkan swasta, enggak mungkin. Pemerintah itu, ya Bulog yang harus bekerja," kata dia di kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (12/7/2016).

Dia menjelaskan, bagaimana pentingnya Bulog membuat stok untuk menjaga keseimbangan pasokan pangan dalam negeri sehingga tidak perlu ada kegiatan impor.

"Jadi kalau ada kegagalan di pasar, stok bisa dikeluarkan. Lebih jauh dari impor, Bulog yang jadi pelaksana, pemerintah menjaga stabilisasi. Kalau sekarang Bulog impor terus, ya jangan dilihat Bulognya, ini kan instrumen pemerintah," kata dia.

Namun, dengan adanya sistem tersebut, Sutarto tak setuju jika Bulog dianggap sebagai oknum monopoli pangan karena perannya hanya penyeimbang.

"Pada presentase tertentu menguasainya, bukan monopoli. Misalnya beras sekitar 10% harus dipasok. Daging juga pasokannya harus banyak karena pemainnya sedikit. Kedelai dan jagung juga, enggak 100%. Harus memberi peluang adanya usaha masyarakat. Tidak boleh dimatikan karena dia menjadi bagian membangun negara, bukan monopoli " pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
8 jam yang lalu
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
8 jam yang lalu
Investasi Hijau, Pertamina...
Investasi Hijau, Pertamina Port & Logistics Tanam 600 Mangrove di Balikpapan
8 jam yang lalu
Belanja Puas, Dompet...
Belanja Puas, Dompet Aman dengan Promo Spesial Blibli BRIDAY
8 jam yang lalu
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
9 jam yang lalu
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved