Pasar Modal

Golden Eagle berniat konversi batu bara ke metan

Senin,  3 Juni 2013  −  15:37 WIB
Golden Eagle berniat konversi batu bara ke metan
Ilustrasi

Sindonews.com - Guna menyiasati rendahnya harga batu bara mentah saat ini, PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) berencana melakukan konversi batu bara produksinya menjadi gas metan. Dengan begitu, perseroan berharap memperoleh nilai jual lebih tinggi.

"Ke depan kami akan melakukan konversi batu bara menjadi gas metan, yang nantinya dapat menghasilkan etanol, yang bisa menjadi campuran bahan bakar minyak (BBM), dan lain-lain," kata Direktur Golden Eagle Energy, Achmad Hawadi di Jakarta, Senin (3/6/2013).

Proyek ini, dia menjelaskan, merupakan proyek jangka panjang dan saat ini masih dalam porses kajian. Karena itu, dia masih belum bersedia memberikan target kapan proyek itu akan direalisasikan, dan berapa besar nilai investasi yang akan dikeluarkan.

Pasalnya, kata Achmad, perseroan harus melakukan kajian mendalam. Sayangnya, hal tersebut masih terkendala karena di Indonesia belum memiliki institusi yang membantu perusahaan melakukan bisnis energi alternatif.

"Di Indonesia belum ada institusinya, punyanya baru laboratorium saja. kalau di negara lain sudah ada, seperti di Jerman. Kami berharap di Indonesia ada institusinya, sehingga kami bisa merealisasikan rencana itu," tukasnya.

Dengan dilakukan konversi tersebut, lanjut dia, dapat meningkatkan kinerja keuangan perseroan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

"Ini sangat menjanjikan, kalau kita punya 2-4 ton batu bara, jika dikonversi menjadi gas metan menjadi sebanyak 1 liter, yang harga per liternya mencapai USD800," tegas dia.



(rna)

views: 1.471x
Terkini
  • Jelang Kenaikan BBM Distribusi Area Surabaya Aman