Kenaikan Harga Daging Ayam Dinikmati Pemodal Asing

Senin, 30 Juni 2014 - 18:44 WIB
Kenaikan Harga Daging...
Kenaikan Harga Daging Ayam Dinikmati Pemodal Asing
A A A
BANDUNG - Meski harga daging ayam naik di awal Ramadan, para peternak rakyat tetap tidak bisa menikmatinya secara maksimal. Pasalnya, pasokan daging ayam yang selama ini beredar di pasaran masih didominasi para Penanam Modal Asing (PMA).

Menurut Ketua Persatuan Pengusaha Unggas Indonesia (PPUI) Ashwin Pulungan, potensi pasar daging ayam di Indonesia memang sangat menggiurkan bagi para PMA.

"Keuntungan tingginya harga daging ayam di awal Ramadan ini tidak bisa dinikmati sepenuhnya peternak rakyat. PMA masih mendominasi dalam pasokan daging ayam yang menyebar di pasaran," ujarnya melalui telepon, Senin (30/6/2014).

Kondisi ini, kata Ashwin, berpotensi terjadi monopoli atau oligopoli terhadap harga daging ayam. Saat ini harga daging ayam di pasar sudah tembus Rp38.000 per kilogram (kg) dan dipastikan naik kembali saat Lebaran.

"Mayoritas dipasok PMA, sedangkan para peternak rakyat memasok jauh lebih sedikit," imbuhnya.

Dia menjelaskan, saat ini PMA menguasai 70% industri perunggasan nasional. "Peternak rakyat makin tertekan dengan kenyataan ini," kata dia.

Akibatnya, tidak sedikit usaha peternakan ayam rakyat gulung tikar karena tidak sanggup bersaing dengan para produsen PMA.

"Saat ini harga DOC (days old chik) pada peternak rakyat mencapai Rp5.500 per ekor, serta harga pakan yang mencapai Rp6.000 per kg. Sementara harga DOC pada PMA bisa mencapai Rp3.000 per ekor, serta harga pakan Rp3.000 per kg," tutur dia.

Sebab, jelas Ashwin, industri ternak ayam PMA sudah terintegrasi. Sehingga mereka bisa menghasilkan DOC serta pakan dengan harga murah. "Lain halnya dengan peternak rakyat yang harus membelinya dengan harga mahal," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
5 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
6 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
6 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
7 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
7 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved