Studi Kelayakan PLTBm Morowali Butuh Enam Bulan

Senin, 10 November 2014 - 17:04 WIB
Studi Kelayakan PLTBm...
Studi Kelayakan PLTBm Morowali Butuh Enam Bulan
A A A
JAKARTA - PT Prima Layanan Nasional (PLN) Enjinering mengungkapkan, studi kelayakan pembangunan Pembangkit Listrik Berbasis Biomassa (PLTBm) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah butuh enam bulan.

Perlu diketahui, Kadin Indonesia Timur, PT Prima Layanan Nusantara Enjiniring, dan Bupati Morowali hari ini menandatangani Memorandum of Understanding (Mou) untuk mengembangkan PLTB berkapasitas 10 MW.

"Secara normal butuh enam bulan untuk studi kelayakan," ujar Direktur Utama PT Prima Layanan Nasional (PLN) Enjinering Zainal Abidin Sihite di Menara Kadin, Jakarta, Senin (11/10/2014).

Dia memprediksi, dengan tenggat waktu studi kelayakan selama enam bulan tersebut, proyek ini akan selesai dalam jangka waktu dua tahun.

Menurutnya, PLTBm ini berpotensi cukup besar untuk dikembangkan. Selain itu, pembangkit listrik dengan energi terbarukan ini akan menyokong banyak kebutuhan listrik di rumah tangga dan industri menengah.

"Sangat banyak kebutuhannya, potensi ikan cukup bagus, nikel. Memang butuh listrik banyak. Secara bertahap dengan kemampuan listriknya, 10 MW dulu dikembangin," tambah Zainal.

Listrik yang dihasilkan dari PLTBm Pertama di Indonesia ini diprediksikan akan dijual dengan harga Rp1.300 per watt.

"Menurut Peraturan Menteri (Permen) itu kira-kira Rp1.300 per watt, dan akan dibeli PLN," tukasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dirjen EBTKE: Transisi...
Dirjen EBTKE: Transisi Energi Pilihan Mutlak
PLN IP Raih 4 Penghargaan...
PLN IP Raih 4 Penghargaan Subroto EBTKE 2023
Insentif untuk Pelaku...
Insentif untuk Pelaku Usaha EBTKE Sedang Disiapkan Pemerintah
Realisasi Investasi...
Realisasi Investasi EBTKE Masih Jauh dari Target
Digeledah Bareskrim...
Digeledah Bareskrim Polri, Begini Situasi Terkini Kantor Ditjen EBTKE
Dirjen EBTKE Paparkan...
Dirjen EBTKE Paparkan Potensi PLTS Terapung di Jawa
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
2 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
2 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
2 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
3 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
4 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
4 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved