Sinar Mas Group Desak Jokowi Keringanan Pajak

Senin, 11 Mei 2015 - 20:12 WIB
Sinar Mas Group Desak...
Sinar Mas Group Desak Jokowi Keringanan Pajak
A A A
JAKARTA - Sinar Mas Group mendesak pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) meloloskan pengajuan insentif atau keringanan pajak perusahaan, lewat mekanisme tax holiday (bebas pajak penghasilan periode tertentu) dan tax allowance (potongan pajak penghasilan).

Managing Director Sinar Mas Group, Gandi Sulistyanto mengungkapkan, terdapat empat anak usaha Sinarmas berbasis industri minyak goreng yang mengajukan tax allowance. Sementara, tax holiday diajukan anak usahanya yang berbasis industri kertas PT Oki Pulp and Paper‎ Mills.

"Ada beberapa perusahaan Sinar Mas sedang mengajukan itu (tax allowance). Ini dilakukan agar bisa cepat groundbreaking. Secara umum Pak Menteri (Saleh Husin) sudah memahami persoalan, dan akan segera proses," ujarnya di kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (11/5/2015).

Dia melanjutkan, untuk tax holiday yang diajukan Oki Pulp and Paper untuk pembangunan pabrik kertas tersebut tinggal menunggu persetujuan pemerintah. Diharapkan, perusahaan telah bisa melakukan ekspor pada 2017 mendatang dengan prediksi nilai ekspor sebesar Rp14 triliun.

"Nilai investasi (pabrik kertas) Rp30 triliun. Ini tinggal di ujung. Sebentar lagi groundbreaking, ini akan menambah ekspor Rp14 triliun 2017 paling lambat," imbuh dia.

Gandi optimistis perusahaan kertas tersebut akan mendapatkan keringanan pajak. Pasalnya, selain berkapasitas 2 juta ton per tahun atau terbesar di Asia, Oki Pulp and Paper juga berorientasi ekspor dengan persentase sekitar 80%.

Oki Pulp and Paper saat ini setidaknya memiliki 20 negara tujuan ekspor, antara lain di Eropa, Amerika Serikat, Jepang, dan China.‎ "‎Ini akan meningkatkan daya saing produk kertas Indonesia di dunia. Yang tadinya kita nomor 8, kalau ini jadi bisa naik sampai ke posisi 3," ‎tandasnya.

Tunggu Teken Jokowi

Menperin Saleh Husin mengungkapkan, pengajuan insentif pajak tax holiday yang diajukan Sinar Mas Group untuk anak usahanya di bidang kertas PT Oki Pulp and Paper Mills tinggal menunggu teken Presiden Jokowi.

Dia mengatakan, saat ini proses pembahasan keringanan‎ pajak untuk Oki Pulp and Paper di tingkat kementerian sudah selesai. Baik Kementerian Perindustrian (Kemenperin) maupun Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyetujui hal tersebut.

"Mungkin masih di Presiden (Jokowi), beliau masih sibuk. Proses di Kemenperin dan Kemenkeu sudah selesai. Itu Presiden yang tandatangan," ujarya di kantor Kemenperin, Jakarta, Senin (11/5/2015).

Politisi Partai Hanura ini mendukung agar perusahaan kertas tersebut dapat diloloskan keringanan pajaknya. Hal ini lantaran perusahaan tersebut berada di remote area, memiliki jumlah karyawan yang banyak, dan berorientasi ekspor.

"Pada intinya memang kita harus dukung (keringanan pajak Oki Pulp and Paper), karena menciptakan lapangan kerja, orientasi ekspor, di remote area, dan memang layak. Kan ini terkait banknya, justru nanti akan terkait juga apa dapat tax holiday, apa enggak. Bank kan juga mempertanyakan itu," imbuhnya.

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto menambahkan, Sinar Mas Group sudah lama mengajukan tax holiday untuk Oki Pulp and Paper. Pengajuannya telah dilakukan beberapa tahun lalu, dan telah memenuhi syarat untuk mendapatkan insentif pajak.

"Sudah diversifikasi juga proses itu. Terkait masalah administrasinya, dan juga untuk membangun infrastruktur. Jadi ini tugas pemerintah untuk memutuskan. Kalau di Kemenperin sudah selesai prosesnya. Nanti apa di Kemenkeu atau Presiden tinggal dilihat," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sinergi Bisnis, Sinarmas...
Sinergi Bisnis, Sinarmas MSIG Life dan Bank Sinarmas Gulirkan Turnaround Project
Sinarmas MSIG Life Beri...
Sinarmas MSIG Life Beri Perlindungan Santunan Khusus Corona
Ceo Bibit Mengundurkan...
Ceo Bibit Mengundurkan Diri dan Minta Maaf kepada Sinarmas
Dukung Gaya Hidup Masa...
Dukung Gaya Hidup Masa Kini, Sinarmas MSIG Life Rilis Asuransi Tambahan SMEX
Sinarmas MSIG Life Mengangkat...
Sinarmas MSIG Life Mengangkat Wianto Chen Jadi Presiden Direktur
Bank Sinarmas Perkuat...
Bank Sinarmas Perkuat Sistem Digital
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
18 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved