Ini Kata Bos Pertamina Soal Data Faisal Basri Cs
Rabu, 13 Mei 2015 - 10:58 WIB
Ini Kata Bos Pertamina Soal Data Faisal Basri Cs
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto mengatakan, beberapa data yang dikeluarkan oleh Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas (RTKM), yang diketuai Faisal Basri sejalan dengan perseroan, namun diharapkan lebih mendalam.
"Tim reformasi (RKTM) bisa beri masukan ke kita (Pertamina) dan pemerintah bagaimana tata kelola migas yang baik. Siapapun bisa kasih masukan, meskipun perlu ada pendalaman data," ujarnya di Gedung ESDM, Jakarta, Rabu (13/5/2015).
Dia menjelaskan, rekomendasi Tim RKTM banyak yang sejalan dengan perseroan, seperti revitalisasi dan supply chain oleh Pertamina.
"Banyak hal yang sejalan dengan yang dilakukan Pertamina. Contohnya revitalisasi dan supply chain kami. Dari revitalisasi pengadaan bisa hemat USD22 juta," jelas Dwi.
Kendati demikian, dia enggan mengomentari lebih lanjut kinerja tim tersebut hingga saat ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah.
"Itu Kewenangan kementerian dan pemerintah. Selalu bagus agar balancing statement. Kalau semangat reformasi berjalan, maka Pertamina bisa lanjutkan reformasi," pungkasnya.
"Tim reformasi (RKTM) bisa beri masukan ke kita (Pertamina) dan pemerintah bagaimana tata kelola migas yang baik. Siapapun bisa kasih masukan, meskipun perlu ada pendalaman data," ujarnya di Gedung ESDM, Jakarta, Rabu (13/5/2015).
Dia menjelaskan, rekomendasi Tim RKTM banyak yang sejalan dengan perseroan, seperti revitalisasi dan supply chain oleh Pertamina.
"Banyak hal yang sejalan dengan yang dilakukan Pertamina. Contohnya revitalisasi dan supply chain kami. Dari revitalisasi pengadaan bisa hemat USD22 juta," jelas Dwi.
Kendati demikian, dia enggan mengomentari lebih lanjut kinerja tim tersebut hingga saat ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah.
"Itu Kewenangan kementerian dan pemerintah. Selalu bagus agar balancing statement. Kalau semangat reformasi berjalan, maka Pertamina bisa lanjutkan reformasi," pungkasnya.
(rna)
Lihat Juga :