Faisal Basri Cs Minta Pemerintah Audit Forensik Petral

Rabu, 13 Mei 2015 - 16:28 WIB
Faisal Basri Cs Minta...
Faisal Basri Cs Minta Pemerintah Audit Forensik Petral
A A A
JAKARTA - Tim Reformasi Tata Kelola Migas (RTKM) meminta pemerintah melakukan audit investigasi dan diikuti audit forensik terhadap anak usaha PT Pertamina (Persero) yaitu Pertamina Energy Trading Limited (Petral) Group.

Ketua Tim RTKM Faisal Basri menuturkan, hal ini dilakukan untuk membongkar mafia migas yang ditengarai masih ada dalam praktik pengadaan minyak lewat Petral.

"Kami mengusulkan Petral diaudit investigasi lalu diaudit forensik dalam rangka membongkar praktik-praktik mafia migas. Agar tidak menjadi dongeng," katanya di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Menanggapi hal itu, Menteri ESDM Sudirman Said mengungkapkan pihaknya memang juga akan melakukan audit forensik terhadap anak usaha Pertamina tersebut. "Audit forensik dulu baru investigasi, sekarang sedang dicari auditornya," tandas dia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan, langkah pembubaran Petral akan didahului dengan financial dan legal due diligence, serta audit investigasi yang akan dilakukan.‎ Audit investigasi ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"‎Ada beberapa hal yang ditekankan Presiden terhadap Petral. Yaitu harus dilakukannya audit investigasi. Proses likuidasi ini harus dilakukan audit investigasi," imbuhnya.

Menurut dia, proses audit investigasi ini memungkinkan untuk ditindaklanjuti di ranah hukum jika ke depan ditemukan tindakan yang melanggar hukum. Proses likuidasi hingga audit investigasi ini ditargetkan rampung pada April 2016.

"‎Prosesnya kami minta ke direksi secara transparan. Likuidasi ini seluruhnya karena Petral itu satu grup (PES, dan Zambesi) semua akan dilikuidasi," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Canggih, di Babel Bakal...
Canggih, di Babel Bakal Dibangun Prototipe PLTN Berbasis Thorium
Faisal Basri, Ekonom...
Faisal Basri, Ekonom Pemberani Pimpin Pembubaran Petral di Pertamina
Investor Asing Akhirnya...
Investor Asing Akhirnya Masuk IKN, Ini yang Dibangun
Berkat Kang Dedi, PGE...
Berkat Kang Dedi, PGE Raih PROPER Emas 11 Kali Berturut-Turut
Pertamina Delivery Service...
Pertamina Delivery Service di Makassar
Siap Terbang Perdana...
Siap Terbang Perdana ke Bali 28 April 2022, Pelita Air Buka Penjualan Tiket Pesawat Airbus A320-200
Berita Terkini
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
33 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
46 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
59 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
3 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved