Menteri Rini Dorong Semua BUMN Hedging

Kamis, 14 Mei 2015 - 03:20 WIB
Menteri Rini Dorong...
Menteri Rini Dorong Semua BUMN Hedging
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengaku akan terus mendorong perusahaan BUMN untuk melakukan lindung nilai (hedging), terutama yang kerap melakukan transaksi dalam bentuk valas.

Rini mengatakan, PLN dan Pertamina melakukan hedging karena dua perusahaan ini melakukan pembelian terus menerus. Namun, BUMN lain juga didorong untuk melakukan hal serupa.

"Terutama Pertamina karena pembelian terus menerus. PLN juga demikian karena pemberiannya dalam USD. Perusahaan BUMN lain sebetulnya juga banyak yang menggunakan USD. Maka kita sarankan hedging dibuat juga agar kita bisa dorong BUMN lain yang punya utang dalam valuta asing ikut hedging," ujar dia di Kompleks Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (13/5/2015).

Selain itu, BUMN farmasi yang bahan bakunya masih menggunakan impor untuk obat juga disarankan melakukan hedging. "Ya kita dorong juga. Tidak terlepas kesiapan perbankan secara menyeluruh. Komitmen dari tiga bank untuk yang USD2,5 miliar kalau kita bisa kita harapkan semuanya hedging. Karena inti menentukan stabilisasi," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
22 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
30 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
47 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved