Bandara Minangkabau Ambisi Capai 25 Juta Penumpang

Minggu, 17 Mei 2015 - 13:08 WIB
Bandara Minangkabau...
Bandara Minangkabau Ambisi Capai 25 Juta Penumpang
A A A
PADANG - PT Angkasa Pura II (AP II) melalui Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berambisi dalam 10 tahun ke depan bisa melayani 25 juta penumpang atau meningkat dari capaian saat ini sebanyak 2,8 juta penumpang/tahun.

Direktur Utama Angkasa Pura II Budi Karya mengatakan, perseroan akan terus mengoptimalkan potensi bisnis dari sejumlah bandara yang dimilikinya. Menurutnya, Sumbar memiliki potensi bisnis pariwisata yang luar biasa karena dikaruniai gugusan gunung dan hamparan pantai yang indah. Selain pariwisata, perekonomian daerah di kawasan ini juga bertumbuh.

"Kami akan koreksi diri, jadi bagaimana potensi ekonomi ini akan terus dikembangkan. Kita harus melihatnya bukan hanya dari sisi operator bandara, tapi lebih kepada pelaku pasar," kata Budi usai melakukan kunjungan kerja ke Bandara Internasional Minangkabau, Padang, Sumbar, Sabtu (16/5/2015).

Sebagai catatan, pemerintah memasukan kawasan wisata Mandeh di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional (RIPPNAS) pada tahun 2014. Kawasan seluas 18.000 hektare (ha) itu berada di pesisir Pulau Sumatera, terdapat teluk, laut dan pulau-pulau kecil di sekitarnya dan berjarak 54 kilometer (km) dari Kota Padang.

Menurut Budi, Bandara Minangkabau saat ini memang baru melayani 2,8 juta penumpang/tahun. Namun dia berharap, dengan dipilihnya kawasan wisata Mandeh sebagai destinasi wisata bahari terpadu bisa meningkatkan jumlah penumpang di bandara tersebut.

Perseroan optimistis dalam 10 tahun ke depan bisa mencapai 25 juta penumpang dalam setahun.

"Kami telah menyiapkan quick wins untuk mengembangkan Bandara Minangkabau, termasuk mengandalkan layanan kargo dengan perolehan Rp1 miliar/bulannya. Penerbangan umroh juga akan terus ditambah, sehingga jamaah tidak perlu lagi terbang ke Jakarta," papar dia.

Sementara General Manager Bandara Internasional Minangkabau Asep Supriatna menjelaskan, selain terdapat sejumlah kawasan wisata, Provinsi Sumatera Barat juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, di mana Bandara Minangkabau melayani kargo untuk ekspor sebesar 40.000 ton/tahun. Sementara produk impor mencapai kapasitas 120.000 ton/tahun.

"Tahun ini Bandara Minangkabau ditargetkan memperoleh pendapatan lebih dari Rp100 miliar. Selain penumpang, kami terus mendorong angkutan kargo untuk ikan laut seperti tuna, kita gandeng Apindo untuk bisa ekspor ke Kuala Lumpur dan Singapura," kata Asep.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan Angkasa...
Mengenal Perbedaan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II
PT Angkasa Pura II Rumuskan...
PT Angkasa Pura II Rumuskan Protokol Antisipasi New Normal
PT Angkasa Pura II Catat...
PT Angkasa Pura II Catat Peningkatan Penumpang Pesawat 19%
Konsumsi Avtur Sumbagsel...
Konsumsi Avtur Sumbagsel Naik Seiring Bertambahnya Penerbangan
Kementerian BUMN Bakal...
Kementerian BUMN Bakal Gabung Angkasa Pura I dan II
Peduli UMKM, PT Angkasa...
Peduli UMKM, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Salurkan Bantuan Rp450 Juta
Berita Terkini
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
16 menit yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
45 menit yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
1 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
1 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
1 jam yang lalu
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved