Emas Global Dekati Harga Terendah, Emas Antam Susut

Rabu, 20 Mei 2015 - 09:33 WIB
Emas Global Dekati Harga...
Emas Global Dekati Harga Terendah, Emas Antam Susut
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini susut Rp2.000/gram setelah kemarin naik. Penurunan ini seiring dengan harga emas global yang mendekati level terendah dalam sepekan.

Dilansir dari situs resmi Logammulia.com, Rabu (20/5/2015), harga jual emas perseroan menjadi Rp557.000/gram dari sebelumnya sebesar Rp559.000/gram. Sementara harga buyback emas perseroan menjadi Rp497.000/gram dari Rp499.000/gram.

Adapun harga jual emas ukuran 2 gram dihargai Rp1.074.000, dengan harga per gram Rp537.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.593.000 dengan harga Rp531.000 per gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.112.000 dengan harga per gram Rp528.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.640.000 dengan harga per gram dihargai Rp528.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.230.000, dengan harga per gram Rp523.000.

Harga emas 25 gram Rp13.000.000 dengan harga per gram Rp520.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp25.950.000, dengan harga per gram Rp519.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp51.850.000, dengan harga per gram Rp518.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp129.500.000, dengan harga per gram Rp518.000.

Emas ukuran 500 gram dihargai Rp258.800.000, dengan harga per gram Rp517.600. Namun emas ukuran ini sudah habis terjual.

Sementara emas global berjuang dari koreksi ke level terendah dalam sepekan dipicu menguatnya dolar Amerika Serikat (USD) dan pasar saham, di tengah penantian hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Fed (FOMC) terkait prospek suku bunga.

Dikutip dari Reuters, emas di pasar spot naik 0,2% menjadi USD1.209,20/ons pada pukul 0023 GMT, tapi masih berada dekat dengan level terendah pekan ini di USD1.205,39 pada hari sebelumnya.

Logam mulia turun 1,5% pada sesi sebelumnya, koreksi setelah kenaikan lima hari beruntun. Permintaan emas melemah karena menguatnya USD ke level tertinggi dua pekan terhadap sejumlah mata uang utama.

Euro jatuh karena Bank Sentral Eropa berupaya mempercepat laju pencetakan uang untuk membeli obligasi pemerintah selama dua bulan ke depan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Dalam Jangka Menengah-Panjang...
Dalam Jangka Menengah-Panjang Kemilau Emas Diprediksi Meredup
Akhirnya, Si Kuning...
Akhirnya, Si Kuning Berkilau Lagi Hari Ini
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
EPI Clean Energy Day...
EPI Clean Energy Day Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e
17 menit yang lalu
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
31 menit yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Edukasi Pasar Modal untuk Mahasiswa Universitas Budi Luhur
49 menit yang lalu
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
1 jam yang lalu
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
1 jam yang lalu
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved