KML Sukses Yakinkan Orang Eropa-AS Sukai Ikan Indonesia

Rabu, 20 Mei 2015 - 11:39 WIB
KML Sukses Yakinkan...
KML Sukses Yakinkan Orang Eropa-AS Sukai Ikan Indonesia
A A A
JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Kelola Mina Laut (KML) Mohammad Nadjikh mengungkapkan, sangat sulit meyakinkan orang-orang Eropa dan Amerika Serikat (AS) untuk menerima produk ikan laut negara tropis seperti Indonesia.

Hal tersebut disebabkan lidah mereka terbiasa dengan makanan laut dari laut subtropis. Saat ini, KML sendiri sudah ada di 80 negara termasuk di negara-negara barat dengan usaha keras meyakinkan orang-orang di sana untuk menyukai ikan laut tropis Indonesia.

"Bagaimana orang sana bisa suka, itu pekerjaan yang sulit. Kita meyakinkan mereka supaya mereka tergantung sama produk kita. Mereka punya salmon, kita punya kakap yang di negara manapun enggak punya," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Nadjikh bercerita, kesulitannya tidak hanya meyakinkan konsumen luar negeri, namun juga mengelola perusahaan dari mulai kelas teri. Pasalnya, produk yang dia pasarkan dari paling kecil adalah ikan teri dan di negara-negara tersebut banyak yang belum mengenal ikan teri.

"Tapi kita bisa. Sampai ke Jepang malah. Market share-nya hingga 55%. Kemudian masuk kelas kakap. Ya itu tadi, kemudian saya mengenalkan ikan kakap ke Eropa dan Amerika, supaya mereka bisa senang ikan tropis," katanya.

Saat ini, KML juga sudah menjadi produsen bakso ikan nomor satu di dunia. Awalnya Nadjikh kesulitan, karena orang-orang banyak yang mengenal bakso sapi.

"Kita enggak punya sapi. Pada akhirnya kita kelola ikan supaya jadi bakso. Dan Alhamdulilah sekarang sudah dikenal sampai Amerika. Makanan-makanan Jepang yang sekarang ada di Indonesia, itu memakai produk dari anak perusahaan kami. Jadi kami cukup bangga," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Menteri Kelautan dan...
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK
RI Rangking 4 Eksportir...
RI Rangking 4 Eksportir Perikanan ke China, Atdag: Aturan Rumit
Meski Ada Pandemi, Nilai...
Meski Ada Pandemi, Nilai Ekspor Perikanan Meningkat Jadi USD1,24 Miliar
KKP Berikan Stimulus...
KKP Berikan Stimulus Bagi Pembudidya Ikan
Dorong Industrialisasi...
Dorong Industrialisasi Rumput Laut Nasional Demi Genjot Nilai Ekspor
Berita Terkini
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
10 menit yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
37 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
58 menit yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
1 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
2 jam yang lalu
PGE Raih Fasilitas Pendanaan...
PGE Raih Fasilitas Pendanaan USD75 Juta Percepat Proyek Panas Bumi
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved