Rupiah Dibuka Rebound
Kamis, 21 Mei 2015 - 10:11 WIB
Rupiah Dibuka Rebound
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka rebound sejalan dengan berlanjutnya kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.135/USD. Posisi ini positif 40 poin dibanding sebelumnya di level Rp13.175/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.150/USD. Posisi ini membaik 19 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.169/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp13.152/USD. Posisi tersebut menguat 30 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.182/USD.
Posisi rupiah berdasarlan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.159/USD, terapresiasi 9 poin dibanding penutupan Rabu (20/5/2015) di level Rp13.168/USD.
Adapun USD diperdagangkan mendekati posisi tertinggi dua pekan terhadap sejumlah mata uang utama pada Kamis pagi setelah rilis pertemuan Federal Reserve (the Fed) bulan April tidak memberi kejutan besar.
USD menguat terhadap euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mempercepat program stimulus obligasi. Euro terakhir diperdagangkan di USD1,1094, setelah jatuh ke USD1,1062 pada akhir April.
Sementara USD terhadap yen naik ke rekor dua bulan ke 121,49, sebelum mundur ke 121,24 pada perdagangan awal di Asia. Indeks dolar berada di 95,588, tepat di bawah posisi tertinggi semalam di 95,837.
Risalah pertemuan the Fed menunjukkan bahwa pembuat kebijakan meyakini masih terlalu dini untuk menaikkan suku bunga pada Junidi tengah mengecewakannya data ekonomi AS.
"Meskipun mereka tidak memberi kejutan langsung, risalah FOMC April menunjukkan bahwa mereka lebih peduli terhadap risiko penurunan prospek ekonomi," tulis analis JPMorgan menulis dalam sebuah catatannya seperti dilansir dari Reuters.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.135/USD. Posisi ini positif 40 poin dibanding sebelumnya di level Rp13.175/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.150/USD. Posisi ini membaik 19 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.169/USD.
Data Yahoofinance mencatat mata uang domestik pada level Rp13.152/USD. Posisi tersebut menguat 30 poin dibanding hari sebelumnya di level Rp13.182/USD.
Posisi rupiah berdasarlan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.159/USD, terapresiasi 9 poin dibanding penutupan Rabu (20/5/2015) di level Rp13.168/USD.
Adapun USD diperdagangkan mendekati posisi tertinggi dua pekan terhadap sejumlah mata uang utama pada Kamis pagi setelah rilis pertemuan Federal Reserve (the Fed) bulan April tidak memberi kejutan besar.
USD menguat terhadap euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mempercepat program stimulus obligasi. Euro terakhir diperdagangkan di USD1,1094, setelah jatuh ke USD1,1062 pada akhir April.
Sementara USD terhadap yen naik ke rekor dua bulan ke 121,49, sebelum mundur ke 121,24 pada perdagangan awal di Asia. Indeks dolar berada di 95,588, tepat di bawah posisi tertinggi semalam di 95,837.
Risalah pertemuan the Fed menunjukkan bahwa pembuat kebijakan meyakini masih terlalu dini untuk menaikkan suku bunga pada Junidi tengah mengecewakannya data ekonomi AS.
"Meskipun mereka tidak memberi kejutan langsung, risalah FOMC April menunjukkan bahwa mereka lebih peduli terhadap risiko penurunan prospek ekonomi," tulis analis JPMorgan menulis dalam sebuah catatannya seperti dilansir dari Reuters.
(rna)