BPJS Ketenagakerjaan Jabar Bidik 86.869 Pekerja Informal

Kamis, 21 Mei 2015 - 20:20 WIB
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Jabar Bidik 86.869 Pekerja Informal
A A A
BANDUNG - BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat (Jabar) mengejar target kepesertaan tenaga kerja bukan penerima upah (BPU) atau pekerja informal sebanyak 86.869 orang. Dari jumlah tersebut, sejauh ini baru terealisasi sekitar 37.657.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jawa Barat, Adjat Sudrajat mengatakan, pihaknya terus menggenjot program sosialisasi secara rutin demi mencapai target tersebut. Sebanyak 14 cabang ditambah 11 KCP yang tersebar di seluruh Jabar diwajibkan sosialisasi masif satu dua kali tiap bulan di pusat-pusat keramaian.

"Cabang-cabang wajib mendekatkan diri kepada kelompok-kelompok usaha, pedagang-pedagang kecil, nelayan, tukang ojeg," tuturnya selepas acara diskusi Marketeers BUMN Club Bandung yang berlangsung di kantor BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar, Kamis (21/5/2015).

Di Jabar, lanjut dia, potensi jumlah pekerja informal mencapai angka 10,4 juta orang. Melebihi angka pekerja formal yang mencapai 9,5 juta orang. "Para pekerja informal yang jumlahnya lebih banyak dari pekerja formal ini bisa mendapatkan jaminan sosial ketika mereka tidak lagi bisa beraktivitas ekonomi lagi," tambahnya.

Dia mengakui, pihaknya tertarik menggenjot sosialisasi pada para pekerja di keramba jaring terapung yang ada di Waduk Jatiluhur Purwakarta. Di sana terdapat sekitar 4.000 keramba yang artinya, kalau saja satu keramba diurus dua orang pekerja, berarti potensinya sekitar 8.000 pekerja.

"Tukang kebun para pemetik teh juga sangat potensial. Skemanya mungkin bisa melalui perusahaan produsen tehnya atau seperti apa. Kami terus coba sasar agar lebih banyak lagi pemanfaat jaminan sosial ini," katanya.

Selain itu, BPJS juga mencari kemungkinan kerja sama dengan pihak terkait yang menaungi pekerja-pekerja informal ini. Seperti sopir angkot melalui organda atau pelaku usaha mikro melalui dinas KUMKM. "Atau kalau ada serikat pekerja informal, kami akan coba masuk melalui itu," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
Gaji Rata-Rata Pekerja...
Gaji Rata-Rata Pekerja di Indonesia, Lulusan S1 hingga S3 Miris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved