30 Menit, Orang Terkaya China Kehilangan Rp196,5 T

Jum'at, 22 Mei 2015 - 17:11 WIB
30 Menit, Orang Terkaya...
30 Menit, Orang Terkaya China Kehilangan Rp196,5 T
A A A
HONG KONG - Orang terkaya di China, Li Hejun telah kehilangan kekayaan mencapai USD15 miliar atau setara Rp196,5 triliun (kurs Rp13.100) dalam 30 menit akibat merosotnya harga saham perusahaan miliknya, Hanergy Thin Film Power Group.

Dikutip dari CNBC, harga saham perusahaan Li anjlok hampir setengahnya. Perdagangan saham dihentikan pada Rabu dan Li tidak menghadiri pertemuan tahunan perusahaan.

Meski banyak miliarder yang kekayaannya terpangkas separuhnya dari waktu ke waktu, namun nilainya lebih sedikit jika dibanding kehilangan USD15 miliar dalam waktu setengah jam.

Dalam sejarah kehilangan kekayaan secara tiba-tiba, mungkin Li memecahkan rekor baru. Adapun, total kekayaan Li sekitar USD30 milliar atau setara Rp393 triliun sebelum saham perusahaanya jatuh.

Sebelum terkoreksi, saham perusahaan milik Li telah melonjak lebih dari lima kali lipat sejak September tahun lalu. Hal itu membingungkan analis. Terkait hal itu, Reuters melaporkan bahwa regulator Hong Kong sedang mengamati dugaan adanya manipulasi di pasar saham.

Selain Li, orang kaya China yang kerkecimpung di bidang properti dan elektronik, Pan Sutong juga menderita kerugiang tidak kalah banyak. Kekayaan Pan terkikis lebih dari USD11 miliar atau Rp144,1 triliun pada pekan ini karena saham perusahaannya, Goldin Financial dan Goldin Property ditutup terkapar lebih dari 40%.

Pan memiliki sekitar 65% saham di Goldin Property dan lebih dari 70% di Goldin Financial. Kekayaannya terdaftar lebih dari USD28 miliar atau setara Rp366,8 triliun, dan membuatnya menjadi orang kedua terkaya di Hong Kong.

Itu artinya, ada dua orang paling tajir di China yang telah kehilangan kekayaannya dalam satu hari setara dengan total kekayaan bersih yang dimiliki Carl Icahn, Steve Ballmer atau Michael Dell.

Pan dikenal memiliki gaya hidup mewah. Dia pendukung fanatik olag raga polo dan telah mensponsori acara polo di Inggris, yang dihadiri oleh Pangeran William dan Harry.

Pan juga memiliki kebun anggur di seluruh dunia, termasuk tiga di Prancis dan satu di Napa Valley, California, yang telah dibelinya seharga USD40 juta pada 2011.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
44 menit yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Meredup,...
Kilau Emas Antam Meredup, Hari Ini Turun Lagi Rp20.000 per Gram
1 jam yang lalu
TikTok Tingkatkan Transparansi...
TikTok Tingkatkan Transparansi AI, Alokasikan USD4 Juta untuk Program Edukasi
2 jam yang lalu
Dibuka Menguat 0,33%,...
Dibuka Menguat 0,33%, IHSG Berbalik Melemah di Menit Pertama
2 jam yang lalu
Infografis
Jelang Jokowi Lengser,...
Jelang Jokowi Lengser, Utang Indonesia ke China Tembus Rp372 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved