Auto 2000 Pacu Penjualan Mobil Toyota

Minggu, 24 Mei 2015 - 12:37 WIB
Auto 2000 Pacu Penjualan...
Auto 2000 Pacu Penjualan Mobil Toyota
A A A
JAKARTA - Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) melakukan berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan produk seiring tertekannya automotif nasional.

Sejumlah strategi dilancarkan, baik berupa pemberian potongan harga yang tinggi, cicilan dan bunga ringan, hingga hadiah langsung. Hal itu juga yang dilakukan Toyota Indonesia. Kali ini Toyota, melalui dealer utamanya yaitu Auto2000, menggelar Bursa Toyota Kita (Burtok) 2015 di empat kota secara serentak yakni Jakarta, Surabaya, Medan, dan Balikpapan pada 23-24 Mei.

”Ini salah satu strategi untuk menyiasati turunnya penjualan mobil Toyota. Sebenarnya tidak hanya Toyota, semua ATPM lainnya juga mengalami hal serupa, penjualan mereka turun. Saat ini penjualan automotif secara nasional turun mencapai 14%,” ujar CEO Auto2000 Soeparno Djasmin dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Auto 2000 wilayah Jabotabek selain menggelar kegiatan itu di Senayan, juga mengadakannya secara bersamaan di area Cendana 2 Mega Bekasi Hypermall, Kota Bekasi, Jawa Barat. Abong, begitu sapaan akrab Suparno, menuturkan bahwa Burtok pertama kali digelar tahun lalu. Kegiatan ini merupakan ajang jualan mobil Toyota yang menarik dan istimewa.

Di ajang itu, konsumen bisa melakukan trade in atau tukar tambah kendaraan lama dengan mobil Toyota baru dengan harga menarik. Konsumen akan mendapat tawaran istimewa berupa diskon yang besar hingga puluhan juta rupiah jika membeli mobil baru. Konsumen juga berkesempatan meraih hadiah langsung, hadiah undian, hingga tawaran-tawaran spesial dari value chain Grup Astra seperti perusahaan pembiayaan Toyota Astra Financial, Astra Credit Companies, asuransi Garda Oto ataupun Astra World, dan Mobil88 untuk penjualan mobil bekas.

Ketua Panitia Burtok 2015 Jakarta Ridwan Tirta menjelaskan, Burtok tahun ini memang digelar setelah melihat keberhasilan penyelenggaraan tahun lalu. ”Saat ini pasar automotif memang sedang lesu, di sisi lain kompetisi sangat tinggi. Makanya kami pikir, ini kegiatan yang tepat dilakukan saat ini untuk mendongkrak penjualan mobil Toyota,” paparnya.

Terus Pimpin Pasar

Pada kesempatan itu Abong mengatakan, Auto2000 akan terus memperkuat jaringan hingga berbagai daerah. Hingga akhir tahun ini, Auto2000 akan membuka lima outlet baru dengan investasi sekitar Rp40 miliar per outlet. ”Meskipun perekonomian lesu, kami tetap akan melakukan penetrasi pasar berupa investasi pembukaan outlet-outlet baru. Sebab, ini merupakan program jangka panjang kami,” tuturnya.

Menurut dia, pembukaan outlet baru itu selain ingin menjangkau masyarakat di sejumlah daerah, juga ingin meningkatkan pelayanan kepada konsumen pengguna mobil Toyota. Soalnya, seluruh outlet Auto2000 merupakan outlet terpadu sesuai standar Auto2000 yang melayani penjualan, penyediaan suku cadang, dan servis. Saat ini Auto2000 memiliki 188 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia. Auto2000 memberi kontribusi sekitar 78% penjualan mobil Toyota di Indonesia.

Hatim varabi
(bbg)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
15 menit yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
27 menit yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
2 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
3 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
3 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved