USD Kian Kuat, Rupiah Dibuka Sentuh Rp13.190/USD
Selasa, 26 Mei 2015 - 10:15 WIB
USD Kian Kuat, Rupiah Dibuka Sentuh Rp13.190/USD
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini sentuh level Rp13.190/USD karena kian menguatnya USD. Pelemahan ini sejalan dengan berlanjutnya penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.192/USD. Posisi ini memuruk 6 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.186/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.188/USD. Posisi ini terkoreksi 13 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.175/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.182/USD, tidak jauh berbeda dengan penutupan kemarin di level Rp13.183/USD.
Berdasarkan data Bloomberg mencatat mata uang domestik pada level Rp13.177/USD dan pada pukul 10.00 WIB berada di Rp13.185/USD. Sementara posisi rupiah kemarin di level Rp13.186/USD.
Sementara USD berada di dekat level tertinggi satu bulan terhadap sejumlah mata uang utama pada Selasa pagi di tengah minimnya transaksi karena libur di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
Indeks dolar terakhir diperdagangkan di 96,381, tidak jauh dari level tertinggi 96,475 pada akhir sesi perdagangan kemarin di Asia, terimbas komentar Gubernur Federal Reserve Janet Yellen.
Dalam pidatonya, Yellen menegaskan bank sentral AS siap menaikkan suku bunga tahun ini. Dia mengatakan, melemahnya data ekonomi terbaru sebagian besar disebabkan faktor sementara, seperti musim dingin yang ekstrim dan perselisihan buruh di Pelabuhan Pantai Barat.
"Skenario masih berpusat ke September (penaikkan suku bunga). Tren penguatan USD sedikit terbatas karena pasar sebagian besar mengharapkan hal yang sama dan perlu tambahan untuk mendorong momentum," tulis analis di ANZ dalam sebuah catatan, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (26/5/2015).
Yellen segera menekankan bahwa data ekonomi penting dalam menentukan kenaikan suku bunga. Sementara pemerintah Yunani masih berusaha untuk mencapai kesepakatan dengan kreditor untuk mendapatkan pinjaman baru untuk melunasi utangnya.
Terhadap yen, USD berada di 121,55, setelah berada di rekor dua bulan pada kemarin di 121,78. Sebaliknya, euro berkubang di level terendah tiga pekan.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.192/USD. Posisi ini memuruk 6 poin dibanding penutupan hari sebelumnya di level Rp13.186/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.188/USD. Posisi ini terkoreksi 13 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.175/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.182/USD, tidak jauh berbeda dengan penutupan kemarin di level Rp13.183/USD.
Berdasarkan data Bloomberg mencatat mata uang domestik pada level Rp13.177/USD dan pada pukul 10.00 WIB berada di Rp13.185/USD. Sementara posisi rupiah kemarin di level Rp13.186/USD.
Sementara USD berada di dekat level tertinggi satu bulan terhadap sejumlah mata uang utama pada Selasa pagi di tengah minimnya transaksi karena libur di Amerika Serikat (AS) dan Inggris.
Indeks dolar terakhir diperdagangkan di 96,381, tidak jauh dari level tertinggi 96,475 pada akhir sesi perdagangan kemarin di Asia, terimbas komentar Gubernur Federal Reserve Janet Yellen.
Dalam pidatonya, Yellen menegaskan bank sentral AS siap menaikkan suku bunga tahun ini. Dia mengatakan, melemahnya data ekonomi terbaru sebagian besar disebabkan faktor sementara, seperti musim dingin yang ekstrim dan perselisihan buruh di Pelabuhan Pantai Barat.
"Skenario masih berpusat ke September (penaikkan suku bunga). Tren penguatan USD sedikit terbatas karena pasar sebagian besar mengharapkan hal yang sama dan perlu tambahan untuk mendorong momentum," tulis analis di ANZ dalam sebuah catatan, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (26/5/2015).
Yellen segera menekankan bahwa data ekonomi penting dalam menentukan kenaikan suku bunga. Sementara pemerintah Yunani masih berusaha untuk mencapai kesepakatan dengan kreditor untuk mendapatkan pinjaman baru untuk melunasi utangnya.
Terhadap yen, USD berada di 121,55, setelah berada di rekor dua bulan pada kemarin di 121,78. Sebaliknya, euro berkubang di level terendah tiga pekan.
(rna)