Malaysia Airlines Pecat Hampir Semua Pegawai

Selasa, 26 Mei 2015 - 13:43 WIB
Malaysia Airlines Pecat...
Malaysia Airlines Pecat Hampir Semua Pegawai
A A A
KUALA LUMPUR - Perusahaan maskapai Malaysia Airlines (MAS) pada pekan ini memecat hampir semua pegawai yakni sekitar 20 ribu orang. Keputusan perusahaan diambil setelah dua pesawatnya, Malaysia Airlines MH370 dan MH17 mengalami tragedi pada 2014.

Puluhan ribu pegawai MAS kini harap-harap cemas menanti surat penghentikan kerja yang akan dikeluarkan dalam beberapa hari ini. MAS sejatinya merupakan salah satu perusahaan pemerintah terbesar di Malaysia (GLC).

Sejak mengalami dua tragedi berturut-turut, masakapai itu akan fokus pada bisnis penerbangan regional ketimbang internasional. Meski memecat besar-besaran pegawainya, ada beberapa staf yang masih dipertahankan pihak MAS.

Kepala Eksekutif, Christoph Mueller, disebut-sebut sebagai satu-satunya pegawai yang masih dipekerjakan Malaysia Airlines untuk memimpin maskapai baru.

Menurut laporan Straits Times, Senin (25/5/2015), sebelum MAS, tidak ada GLC di Malaysia yang pernah memecat hampir semua pegawai dalam satu hari. Namun, keputusan itu juga berat bagi pihak MAS yang dibebani utang besar sejak tragedi MH370 dan MH17.

Pesawat MAS MH370 lenyap misterius pada Maret 2014 setelah terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing. Ratusan orang dinyatakan meninggal meski pesawat itu belum ditemukan hingga sekarang. Sedangkan pesawat MAS MH17 jatuh di Donetsk, Ukraina timur yang diduga ditembak dengan rudal di wilayah perang itu.

Sejumlah pegawai MAS, tak bisa menyembunyikan kesedihannya atas keputusan pemecetan besar-besaran ini. "Saya pikir GLC adalah tempat paling aman untuk bekerja di, tapi sekarang saya bahkan tidak tahu apakah saya akan punya pekerjaan pada 1 Juni nanti," kata seorang pegawai MAS yang enggan diidentifikasi.

Pegawai MAS lain yang juga menolak diidentifikasi juga sedih karena sudah bekerja lama di maskapai itu. ”Ini adalah waktu yang sangat menyedihkan dalam hidup kita. Saya tidak pernah berpikir hari ini akan datang ketika saya pertama kali bergabung maskapai lebih dari dua dekade lalu,” keluhnya.

"Saya bahkan tidak bisa berpikir tentang bagaimana saya akan membayar untuk (cicilan) rumah dan mobil saya," lanjut dia.

Setelah pemecatan besar-besaran ini, perusahaan MAS akan bermigrasi ke perusahaan baru bernama MAS Bhd. Perusahaan ini akan mulai beroperasi pada 1 September 2015.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos MAG: Malaysia Airlines...
Bos MAG: Malaysia Airlines Tutup Jika Rencana Restrukturisasi Gagal
Singapore Airlines Tambah...
Singapore Airlines Tambah Penerbangan ke Amsterdam, Tiket Mulai Dijual Mei Ini
BBN Airlines Indonesia...
BBN Airlines Indonesia Dapatkan Izin Penerbangan Berjadwal
Pencarian Pesawat Malaysia...
Pencarian Pesawat Malaysia Airlines Penerbangan 370 Kembali Dilanjutkan pada 30 Desember
Turkish Airlines Mendarat...
Turkish Airlines Mendarat Perdana di Bali, Angkut 288 Penumpang
Misteri Penerbangan...
Misteri Penerbangan Terbesar Sepanjang Masa, Apa yang Terjadi dengan MH370?
Berita Terkini
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
16 menit yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
1 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
10 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
10 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
10 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
10 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved