L'Oreal Turunkan Harga di China

Selasa, 26 Mei 2015 - 14:12 WIB
LOreal Turunkan Harga...
L'Oreal Turunkan Harga di China
A A A
BEIJING - L'Oreal SA akan menurunkan harga dari sebagian besar produknya di China untuk meningkatkan penjualan domestik. Perusahaan raksasa kosmetik asal Prancis ini mengumumkan hari ini setelah kemarin China menegaskan akan memotong tarif impor atas barang-barang, termasuk produk perawatan kulit.

China kemarin mengumumkan untuk menurunkan tarif impor atas barang-barang konsumen, termasuk produk perawatan kulit, produk pakaian dan popok, berpotensi memberikan perangsang untuk merek global dan memperkuat konsumsi domestik di tengah goyangnya pertumbuhan ekonomi.

"Kami telah memutuskan untuk aktif menanggapi keputusan ini dengan menurunkan harga dari sebagian besar produk impor kami, karena kami percaya hal itu akan mendorong konsumsi domestik," kata pihak L'Oreal dalam pernyataan seperti dikutip Reuters, Selasa (26/5/2015).

Departemen Keuangan China akan menurunkan pajak impor rata-rata lebih dari 50% sebagai langkah penting untuk menciptakan pertumbuhan yang stabil dan mendorong reformasi struktural.

L'Oreal adalah pemimpin pasar di sektor perawatan kulit di China dengan nilai USD25 miliar berharap tumbuh menjadi USD35 miliar pada 2019.

Perusahaan Prancis ini menyambut baik atas keputusan pemerintah China yang menurunkan bea masuk atas produk perawatan kulit ke 2% dari 5%, meskipun pada umumnya bea masuk yang lebih rendah berdampak pada harga eceran.

Konsumen China sering mengeluh tentang membayar harga yang lebih tinggi untuk barang-barang dari dalam pasar lain, sebagian karena pajak impor. Analis mengatakan konsumen di China membayar sekitar 20% lebih untuk barang-barang mewah daripada di Eropa.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hasil Studi Dell: Perusahaan...
Hasil Studi Dell: Perusahaan Mau Cepat Beralih Digital atau Mau Gagal?
Hobi Pemerintah Gandeng...
Hobi Pemerintah Gandeng Perusahaan Asing Dikritik
3 Perusahaan Rusia di...
3 Perusahaan Rusia di Indonesia, Nomor 1 Pernah Hengkang Kini Ditawarkan Lagi
Ini 5 Perusahaan Asal...
Ini 5 Perusahaan Asal Amerika Serikat yang Beroperasi di Indonesia, Nomor 4 Pernah Untung Rp 4,5 Triliun
Program Tiga Juta Rumah...
Program Tiga Juta Rumah Siap Dijalankan, Akan Libatkan Perusahaan Asing
Satu Perusahaan Migas...
Satu Perusahaan Migas Asing Kabur Lagi, Indonesia Ribet?
Berita Terkini
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
9 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
22 menit yang lalu
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
1 jam yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved