Harga BBM Shell Naik, Konsumen Kembali ke Pertamina

Rabu, 27 Mei 2015 - 19:28 WIB
Harga BBM Shell Naik,...
Harga BBM Shell Naik, Konsumen Kembali ke Pertamina
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (persero) Dwi Soetjipto mengaku senang jika lawan bisnisnya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut dikatakan Dwi Soetjipto menanggapi kenaikan harga BBM yang dilakukan PT Shell Indonesia hingga mencapai Rp9.100 per liter untuk harga BBM jenis Shell Super. "Kalau Shell naik buat Pertamina malah bagus. Konsumennya nanti pindah ke Pertamina," ujarnya di Jakarta, Rabu (27/5/2015).

Menurutnya, Pertamina masih akan mempertahankan atau belum menaikkan harga BBM. Pasalnya, kebijakan menaikkan harga merupakan mandat pemerintah, sedangkan Pertamina merupakan perusahaan BUMN. "Pertamina merupakan tangan negara karena energi berkaitan dengan masyarakat luas," kata dia.

Dwi menilai, dengan kenaikan harga BBM oleh kompetitor bisnisnya maka sebagaian besar akan berpindah ke Pertamina karena harga lebih murah. "Mereka akan kehilangan konsumen karena akan pindah ke Pertamina," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mulai 1 Februari 2023,...
Mulai 1 Februari 2023, Harga 2 Jenis BBM Pertamina Resmi Naik
Pertamina Melakukan...
Pertamina Melakukan Penyesuaian Harga BBM, Cek Daftarnya
Resmi Turun! Ini Daftar...
Resmi Turun! Ini Daftar Harga Terbaru BBM Jenis Pertamax
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Lagi Mulai 1 Maret 2023
Harga BBM Tak Turun-Turun,...
Harga BBM Tak Turun-Turun, Ini Alasan Pertamina
Harga BBM Seharusnya...
Harga BBM Seharusnya Turun Rp2.000 per Liter Per 1 Mei
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
35 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
58 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
Ketakutan Resesi AS,...
Ketakutan Resesi AS, Harga Emas ke Rekor Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved