Rupiah Diproyeksi pada Kisaran Rp13.070-13.250

Minggu, 31 Mei 2015 - 09:04 WIB
Rupiah Diproyeksi pada...
Rupiah Diproyeksi pada Kisaran Rp13.070-13.250
A A A
JAKARTA - Ekonom Bank Central Asia David Sumual memproyeksi, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pekan depan berada di kisaran Rp13.070-Rp13.250/USD.

Menurut dia, belum ada kecenderungan menurun lebih jauh dari angka tersebut karena masih menunggu data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS). Data tersebut, kata David, dinilai sangat berpengaruh dengan kondisi rupiah pekan depan.

"Jadi tergantung minggu depan data ketenagakerjaan (penyerapan tenaga kerja) di AS yang akan diumumkan. Ekspektasinya di kisaran 20.000. Kalau lebih rendah dari itu, mungkin bisa menguat (rupiah). Tapi kalau dia tinggi malah melemah," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (30/5/2015).

Sementara sentimen dari dalam negeri, menurut dia, tergantung nilai inflasi yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal pekan depan.

"Kalau di dalam negeri lebih ke faktor inflasi. Prediksi saya masih di 0,4% inflasi Mei 2015. Kalau year on year sekitar 7%," katanya.

David mengatakan, faktor pendukung inflasi masih kepada harga bahan makanan yang lumayan tinggi, seperti cabai merah dan bawang-bawangan yang kenaikan harganya mencapai 30%.

"Mereka 30% naiknya, belum Lebaran saja naiknya sudah setinggi itu. Lalu harga beras relatif masih tinggi. Di beberapa daerah juga terjadi kenaikan, jadi inflasi masih belum bisa turun menurut saya," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
12 menit yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
9 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
9 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
11 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
11 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
12 jam yang lalu
Infografis
10 Paspor Terkuat di...
10 Paspor Terkuat di Dunia pada 2026, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved