Jaga Kualitas Beras, Pemerintah Diminta Lakukan Ini

Sabtu, 30 Mei 2015 - 17:17 WIB
Jaga Kualitas Beras,...
Jaga Kualitas Beras, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
A A A
JAKARTA - Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Daryatmo mengatakan, bukan hanya Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) saja yang harus melakukan pengawasan ketat terhadap standarisasi beras, tapi juga pemerintah harus lakukan uji laboratorium beras secara periodik untuk menjaga kualitas beras.

Menurut dia, Cara ini merupakan solusi untuk meningkatkan pengawasan standarisasi beras berkualitas terhadap beberapa ancaman beras tak layak, mengingat masyarakat Indonesia akan memasuki bulan Ramadan, sehingga kualitas beras di pasaran harus terjaga dengan baik.

"Pemerintah harus bisa menjamin beras agar memenuhi standar di pasar. Caranya, secara periodik pemerintah khususnya di daerah-daerah, mengambil contoh beras untuk diuji di laboratorium. Kualitasnya harus dijaga, mengingat akan memasuki bulan Ramadan," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Sabtu (30/5/2015).

Dengan begitu, pemerintah bisa dengan cepat menindak jika ditemukan ada ketidakberesan di lapangan, sehingga bisa langsung segera ditarik dari peredaran.

"Kalau dalam uji lab tersebut ada temuan, baru ditindak, ditarik dari pasar. Selama ini kan tidak, pas baru ada beras plastik, mereka baru menguji di lab. Beras itu tidak hanya plastik saja, ada beras sintetis, beras berkutu dan berminyak. Itu kan bisa diantisipasi kalau pemerintah bisa melakukan pemeriksaan secara periodik," tutur dia.

Sementara Bulog diharapkan bisa meningkatkan kinerja pengawasan di komoditi selain beras. Daryatmo berharap, pemerintah memberikan peran yang lebih besar terhadap Bulog.

"Posisi dia kan selama ini untuk penyangga stabilitas harga. Kalau menurut YLKI, Bulog harus dikasih peran yang lebih besar, tidak hanya urusan beras, tapi kebutuhan pokok lain, juga dia punya cadangan dan dia mengawasi," pungkasnya.

(Baca: YLKI: Bulog Tak Perlu Dibubarkan)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pecah Rekor, Impor Beras...
Pecah Rekor, Impor Beras 2024 Butuh Anggaran Lebih Rp30 Triliun
Peningkatan Produksi...
Peningkatan Produksi Beras Disebut Hanya 0,55% dalam 22 Tahun, Gak Bahaya Ta?
Harga Beras Naik Gila-gilaan,...
Harga Beras Naik Gila-gilaan, Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton
Anomali Harga Beras...
Anomali Harga Beras Bikin Boncos Rp99 T, Pemerintah Ultimatum Pelaku Usaha 2 Minggu
Beras Premium Langka...
Beras Premium Langka dan Mahal, Begini Penjelasan BI Jakarta
Awas, Harga Beras Dapat...
Awas, Harga Beras Dapat Mencapai 30 Ribu per Kilo, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
13 menit yang lalu
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
9 jam yang lalu
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
9 jam yang lalu
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
11 jam yang lalu
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
11 jam yang lalu
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
12 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved