Pemerintah Wajib Waspadai Inflasi Juni

Senin, 01 Juni 2015 - 14:02 WIB
Pemerintah Wajib Waspadai...
Pemerintah Wajib Waspadai Inflasi Juni
A A A
JAKARTA - Pemerintah mesti mewaspadai inflasi Juni 2015 dengan pengontrolan harga beras. Hal ini agar inflasi tidak terlampau tinggi meski harga rata-rata beras pada Mei menurun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin mengatakan, harga beras Mei rata-rata mengalami penurunan. Kualitas beras premium di tingkat penggilingan berkisar Rp8.709/kg, turun 0,96% dibanding bulan lalu.

"Untuk yang kualitas medium ditingkat penggilingan turun 0,90% pada harga Rp8.520/kg. Sedangkan rata-rata kualitas rendah turun 2,29% menjadi Rp8.061/kg. Jadi, harga beras di penggilngan pada semua jenis beras dari premium, medium, dan kualitas rendah mengalami penurunan," kata dia, Jakarta, Senin (1/6/2015).

Meski demikian, Suryamin mengatakan, harga gabah kering panen (GKP) Mei 2015 di petani mengalami kenaikan menjadi Rp4.428/kg atau naik 7,83%, di penggilingan Rp4.509/kg atau naik 7,69% dibanding April.

Gabah kering giling (GKG) pun harganya rata-rata naik 0,89% menjadi Rp4.885/kg di tingkat petani. Kemudian di tingkat penggilingan naik 1,13% menjadi Rp4.975/kg.

"Beras turun, sementara gabah naik karena membelinya sebelum pada saat panen. Penjual punya leg time. Karena itu informasi yang harus dijaga supaya Juni tidak ada peningkatan drastis karena memiliki bobot tinggi," jelasnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa kenaikan harga gabah merupakan peringatan untuk pemerintah.

"Ini warning untuk pemerintah, Juni kalau tidak dipantau harganya akan berdampak. Ini gabah akan menjadi beras. Karena itu pemerintah melakukan strategi, kenaikan digabah petani. Yang diinginkan petani untuk meningkatkan pendapatan petani, tapi di sisi lain supaya tidak terlalu jauh ditingkat konsumen," tutup Suryamin.

Baca:

Inflasi Mei Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

Cabai-cabaian Penyebab Utama Inflasi Mei 2015
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Terima Data Inflasi...
Terima Data Inflasi 2,84% dan Pertumbuhan Ekonomi 5,11%, Jokowi: Segar kalau Seperti Ini
Inflasi Bulan Maret...
Inflasi Bulan Maret 2025 Mencapai 1,65 Persen
Badan Pusat Statistik...
Badan Pusat Statistik : Inflasi 2021 Capai 1,87 Persen
Inflasi Mei Diperkirakan...
Inflasi Mei Diperkirakan Mencapai 0,31 Persen
Prediksi Inflasi September...
Prediksi Inflasi September 2022 Efek Kenaikan Harga BBM
Angka Inflasi Jawa Barat...
Angka Inflasi Jawa Barat Tertinggi
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
12 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved