Memilih Tenor KPR yang Ideal

Rabu, 03 Juni 2015 - 11:25 WIB
Memilih Tenor KPR yang...
Memilih Tenor KPR yang Ideal
A A A
Terkadang saat akan mengambil pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), Anda dihadapkan pada pilihan, yaitu berapa lama jangka waktu cicilan atau tenor KPR yang akan diambil?

Sekilas hal ini terkesan sepele, namun bila tidak ditimbang masak-masak, akan menjadi masalah pada kemudian hari, seperti menunggak cicilan. Pembelian rumah dengan pembiayaan KPR memang memudahkan siapa saja untuk mendapatkan rumah. Namun, Anda musti berhati-hati dalam menentukan jangka waktu dan besarnya cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan.

Sebab, jika tidak, bisa saja angsuran menemui hambatan di tengah jalan sehingga Anda menunggak dan rumah pun harus disita pihak bank. Pilihan tenor KPR di perbankan ada banyak ragam, mulai 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, 25 tahun, hingga 30 tahun. Beragam pilihan tenor kredit sejatinya strategi dari perbankan untuk bisa menjangkau berbagai kelas calon debitur. Maklum, kondisi kocek setiap orang berbeda- beda.

Khususnya bagi pasangan muda yang berencana membeli rumah dengan menggunakan KPR, perlu melakukan penghitungan dengan teliti untuk menghindari kredit macet. Untuk itu, pertama-tama Anda dan pasangan perlu menghitung jumlah penghasilan dalam sebulan. Lantas kurangi keseluruhan penghasilan itu dengan pengeluaran rutin setiap bulan.

Lakukan diskusi dengan pasangan mengenai kemungkinan-kemungkinan yang terjadi selama masa angsuran pembelian rumah dengan KPR berjalan. Bagi pasangan muda, ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Misalnya kehadiran anak-anak yang tentunya akan menambah beban keuangan, kemungkinan istri berhenti bekerja karena mengasuh anak, dan kemungkinan-kemungkinan lainnya pada masa depan.

Apabila Anda berstatus sebagai karyawan dengan pola penghasilan bulanan berjumlah stabil alias tetap, boleh jadi lebih tepat memilih KPR bertenor panjang. Pasalnya, besar cicilan KPR bertenor panjang biasanya relatif lebih ringan. Pekerja dengan pola penghasilan bulanan akan dimudahkan dalam mengelola arus kas apabila besar cicilan tidak terlalu besar. Kendati harus menanggung risiko berutang dalam jangka waktu sangat lama.

Adapun, bagi Anda termasuk golongan dengan pola penghasilan yang kerap mendapatkan bonus besar di luar pendapatan rutin, KPR bertenor pendek kemungkinan akan lebih cocok. Mengapa? Selain berkesempatan mendapatkan bunga lebih rendah, Anda bisa memanfaatkan penghasilan ekstra seperti bonus atau rezeki di luar pendapatan rutin untuk top up. Top up maksudnya melunasi sebagian atau seluruh utang KPR.

Dengan mempertimbangkan kemungkinan ini, diharapkan Anda dapat mempersiapkan diri dengan lebih matang. Pertimbangkan pula jika Anda memiliki utang lain yang masih belum lunas. Sebaiknya lunasi terlebih dahulu utang-utang lain yang sedang berjalan agar tidak menambah beban keuangan ketika cicilan pembelian rumah dengan KPR mulai berjalan.

Sebab pihak bank memiliki ketentuan bahwa nilai kesanggupan mencicil untuk KPR adalah sebesar 30% dari penghasilan setiap bulan. Untuk menghindari kredit macet di tengah jalan, sebaiknya gunakan ketentuan bank tersebut sebagai pedoman untuk mengatur pengeluaran-pengeluaran setiap bulan.

Selanjutnya, besar cicilan untuk pembelian rumah dijual dengan KPR ditentukan berdasarkan besarnya uang muka yang Anda berikan dan juga jangka waktu pelunasan KPR tersebut. Bila Anda ingin mendapatkan cicilan kecil, maka setorkan uang muka dengan nilai yang besar. Dalam waktu yang tetap, semakin besar uang muka yang diberikan, maka semakin kecil pula nilai cicilan yang harus dibayarkan setiap bulan.

Jangan lupa terhadap biaya-biaya lain yang harus Anda persiapkan berkaitan dengan pengajuan KPR ini. Biaya-biaya ini meliputi cicilan KPR bulan pertama, biaya notaris, biaya asuransi, biaya balik nama dan beberapa biaya lainnya.

Selain biayabiaya yang berkaitan dengan pengajuan KPR, hitung pula biaya yang dibutuhkan untuk pindah rumah, biaya transportasi yang ditimbulkan karena perubahan lokasi rumah dan hal-hal lainnya.

Rendra hanggara
(ftr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BCA Kolaborasi Jurnalis...
BCA Kolaborasi Jurnalis Ekobis Makassar Kirim Bantuan ke Sulbar
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved