Ekonomi Lesu, Industri Garmen Cari Pasar Baru

Rabu, 10 Juni 2015 - 17:14 WIB
Ekonomi Lesu, Industri...
Ekonomi Lesu, Industri Garmen Cari Pasar Baru
A A A
SEMARANG - Kondisi ekonomi global yang sedang melambat tidak membuat industri garmen terpuruk. Seperti yang dilakukan PT Semarang Garment. Melemahnya kondisi ekonomi di negara tujuan ekspor membuat mereka terpacu mencari pasar baru.

Terlebih, saat ini mitra dagang khususnya ekspor, seperti China, Rusia dan beberapa negara lain kawasan Eropa sedikit menutup pasar karena kondisi tersebut.

Vice President PT Semarang Garment, Steve Kim mengatakan, hal itu tak membuat perusahaannya mengurangi produksi. "Kita tetap yakin akan bisa meskipun ekonomi sedang slow down. Kita tetap punya celah. Saat ini kami mencari kreativitas untuk mengincar pasar," ujarnya di Ungaran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2015)

Menurut Kim, di saat krisis seperti sekarang malah mudah bagi mereka menemukan pasar-pasar baru yang menjadi target market. "Ini akan tercipta pasar baru. China dan Rusia memang kurangi impornya ke kita. Tapi, kita masih melihat opportunity terhadap kondisi ini," pungkasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Memahami Pentingnya...
Memahami Pentingnya Kapas Berkualitas Dorong Kesuksesan Industri Tekstil
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Optimalkan Pembinaan...
Optimalkan Pembinaan Warga Binaan, Kemenkumham Jateng Kembangkan Industri Garmen di Lapas
Kemenperin Siap Terapkan...
Kemenperin Siap Terapkan Safeguard Buat Lindungi Industri Garmen Nasional
4 Alasan Kenapa Printer...
4 Alasan Kenapa Printer Tekstil Ubah Masa Depan Industri Garmen
Pabrik Garmen Beroperasi...
Pabrik Garmen Beroperasi di Pemalang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Berita Terkini
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
17 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
23 menit yang lalu
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
27 menit yang lalu
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
1 jam yang lalu
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
1 jam yang lalu
Menangkap Pangsa Terbesar...
Menangkap Pangsa Terbesar Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta
2 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved