Pacu Pengembangan Properti, Binakarya Incar Rp1,3 T

Jum'at, 12 Juni 2015 - 14:31 WIB
Pacu Pengembangan Properti,...
Pacu Pengembangan Properti, Binakarya Incar Rp1,3 T
A A A
JAKARTA - Calon emiten sektor properti PT Binakarya Jaya Abadi hingga akhir tahun ini mengincar pertumbuhan pendapatan sebesar 36,84% menjadi Rp1,3 triliun dari perolehan tahun lalu sebesar Rp950 miliar.

Direktur Binakarya Jaya Abadi Nathalia Setiawan mengatakan, target pendapatan tahun ini didorong sejumlah proyek properti yang tengah dikembangkan perseroan. Sejumlah proyek yang masih dijalankan, di antaranya enam proyek apartemen, tiga proyek residensial dan 11 proyek komersial.

"Target revenue tahun ini sekitar Rp1,3 triliun, sedangkan pencapaian tahun lalu sebesar Rp950 miliar," kata Nathalia dalam paparan publiknya di Jakarta, Jumat (12/6/2015).

Seiring dengan meningkatnya target pendapatan, menurut dia, Binakarya juga turut mendorong pertumbuhan laba hingga akhir tahun ini.

Menurutnya, laba bersih perusahaan dipatok sebesar 20-25% dari target pendapatan hingga akhir tahun ini atau mencapai Rp260 miliar-Rp325 miliar. Sementara laba kotor ditargetkan sebesar 40-45% atau mencapai Rp520 miliar-Rp585 miliar sepanjang 2015.

"Kami juga tengah fokus menggenjot recurring income (pendapatan berulang) di tahun-tahun mendatang, kontribusi recurring income tahun ini memang masih sekitar 8% dari total revenue," jelasnya.

Lebih lanjut Nathalia menjelaskan, perseroan saat ini tengah membangun Swiss Bel Hotel di wilayah Kuta, Bali. Diharapkan dengan beroperasinya hotel tersebut turut mendongkrak pendapatan dari recurring income.

"Recurring income dari tahun lalu sebesar Rp8 miliar, diharapkan dengan pembukaan Swiss Bel Hotel Bali bisa mendorong recurring income. Kami juga tengah menjajaki pembangunan hotel berikutnya," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HRTA Gold Hadirkan Edisi...
HRTA Gold Hadirkan Edisi Imlek, Satukan Nilai Emas dan Tradisi
Tertinggi Sepanjang...
Tertinggi Sepanjang Masa, Pendapatan HRTA di 2025 Tumbuh 144% Capai Rp44,55 Triliun
MNC Sekuritas Cabang...
MNC Sekuritas Cabang Bali Gelar Investor Gathering 2025 bersama PT Hartadinata Abadi Tbk
Emas Bukan Sekadar Investasi...
Emas Bukan Sekadar Investasi Jangka Panjang, tapi Sebagai Penjaga
Penjualan Emas Melesat,...
Penjualan Emas Melesat, Hartadinata Abadi Cetak Kenaikan Laba 44,60% di 2024
Emas Laris Manis, Hartadinata...
Emas Laris Manis, Hartadinata Cetak Rp78,8 M di Kuartal II/2020
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
23 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
47 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved