Jokowi Instruksikan K/L Kurangi Penggunaan Pipa Impor

Senin, 15 Juni 2015 - 21:36 WIB
Jokowi Instruksikan...
Jokowi Instruksikan K/L Kurangi Penggunaan Pipa Impor
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga (K/L) untuk mengurangi penggunaan produk ‎impor, salah satunya pipa. Para pejabat negara pun diminta untuk menginventarisir mengenai kebutuhan barang setiap tahun.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) mengenai Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2016. "‎Saya ingin sampaikan sekali lagi kepada seluruh kementerian/lembaga terutama kepada BUMN kita, dalam rangka strategi mengurangi produk dan barang-barang impor kementerian/lembaga agar menginventarisasi daftar kebutuhan barang," ujarnya di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2015).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menuturkan, untuk barang-barang yang memang tidak diproduksi dalam negeri, perlu dilihat mengenai substitusi barang tersebut yang kiranya diproduksi di dalam negeri.

"‎Kalau barang-barang itu memang harus di impor tolong dilihat lagi, bisa ada substitusi barangnya atau tidak yang bisa diproduksi di dalam negeri," imbuhnya.

Selanjutnya, dia pun menginstruksikan Menteri Perindustrian (Menperin) Saleh Husin untuk mencari solusi di mana barang substitusi tersebut bisa diproduksi dalam negeri.

"‎Contoh, banyak sekali seperti pemipaan pipa. Banyak yang masih impor padahal di Batam produksi pipa kita sudah sangat bagus, mempunyai kualitas sangat bagus, mempunyai quantity yang bagus, kapasitasnya gede, tetapi hanya terpakai 40% gara-gara kementerian/lembaga dan BUMN itu impor. Ini sudah tidak boleh lagi, stop," tegas Jokowi.

Menurutnya, hal ini dilakukan untuk menjaga agar neraca perdagangan Indonesia tetap dalam kondisi baik. Selain itu, agar produk dalam negeri bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. "Ini agar neraca perdagangan kita semakin baik dan produksi dalam negeri semuanya bisa bergerak," tandasnya.

Baca juga:
Industri Migas Masih Didominasi Produk Impor
Proyek Pipa Gas Cirebon-Semarang Beroperasi 2019
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Puluhan Tahun Impor...
Puluhan Tahun Impor Mesin, Jokowi: Jangan Cuma Beli Jadi, Akuisisi Teknologinya!
Momentum ketika Jokowi...
Momentum ketika Jokowi Bertemu Joko Widodo
Pacu Ekspor di Tengah...
Pacu Ekspor di Tengah Pandemi, Jokowi Minta Perubahan Besar-besaran
Jokowi-PM Albanese Bahas...
Jokowi-PM Albanese Bahas Ekspor Mobil CBU hingga SDM
Jokowi Ingatkan Daerah...
Jokowi Ingatkan Daerah Jangan Bikin Ruwet Perizinan Ekspor
Gunakan Aplikasi Baru...
Gunakan Aplikasi Baru saat Ratas, Jokowi: Sudah Dengar? Tes, Tes, Tes
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
1 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
2 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
3 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
4 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
5 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved