Pacu Ekspor di Tengah Pandemi, Jokowi Minta Perubahan Besar-besaran
Selasa, 10 November 2020 - 18:47 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo. Foto/Antara
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada jajaran Kementerian Perdagangan (Kemendag) menerapkan strategi baru dalam memacu ekspor di tengah penanganan pandemi Covid-19. Hal ini dilakukan untuk menghadapi tekanan ekonomi, peluang peningkatan perlu jeli ditangkap.
"Peluang-peluang yang ada harus kita cermati dan siapkan diri agar ketika situasi sudah pulih kita mampu bersaing. Lakukan perubahan secara besar-besaran pada kualitas, desain, packaging, branding, pelayanan dan harga yang kompetitif," kata Jokowi dalam video virtual, Selasa (10/11/2020).
(Baca juga: Kemendag Sesumbar Transaksi Trade Expo Bisa Capai Rp14 Triliun )
Supaya berdaya saing, peningkatan produk ekspor perlu difokuskan agar memenuhi kriteria dan standar pembeli di negara tujuan. Selama menghadapi pandemi Covid-19 pola konsumsi masyarakat dunia telah berubah seperti pada produk yang mengedepankan aspek kesehatan.
"Saya ingin ingatkan dan tekankan kembali untuk terus mencari pasar-pasar baru. Segera garap pasar-pasar non tradisional dengan strategi baru, dengan pendekatan baru, dan dengan target pencapaian yang bertambah besar bagi pelaku usaha di dalam negeri khususnya UKM," ungkapnya.
"Peluang-peluang yang ada harus kita cermati dan siapkan diri agar ketika situasi sudah pulih kita mampu bersaing. Lakukan perubahan secara besar-besaran pada kualitas, desain, packaging, branding, pelayanan dan harga yang kompetitif," kata Jokowi dalam video virtual, Selasa (10/11/2020).
(Baca juga: Kemendag Sesumbar Transaksi Trade Expo Bisa Capai Rp14 Triliun )
Supaya berdaya saing, peningkatan produk ekspor perlu difokuskan agar memenuhi kriteria dan standar pembeli di negara tujuan. Selama menghadapi pandemi Covid-19 pola konsumsi masyarakat dunia telah berubah seperti pada produk yang mengedepankan aspek kesehatan.
"Saya ingin ingatkan dan tekankan kembali untuk terus mencari pasar-pasar baru. Segera garap pasar-pasar non tradisional dengan strategi baru, dengan pendekatan baru, dan dengan target pencapaian yang bertambah besar bagi pelaku usaha di dalam negeri khususnya UKM," ungkapnya.
Lihat Juga :