Rupiah Diprediksi Belum Miliki Harapan Menguat
Selasa, 16 Juni 2015 - 08:45 WIB
Rupiah Diprediksi Belum Miliki Harapan Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diprediksi belum memiliki harapan untuk mengalami penguatan.
"Tampaknya belum ada harapan terhadap rupiah saat ini untuk dapat mengalami kenaikan seiring masih tertutupnya peluang sentimen positif," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (16/6/2015).
Dia mengingatkan untuk tetap cermati setiap sentimen yang dirilis. Reza memprediksi, rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp 13.330-Rp13.340/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD, melemah 16 poin dari posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.317/USD.
Adapun sentimen yang memengaruhi adalah angka ekspor secara tahunan tercatat turun 15,24% dan impor tahunan turun 21,40%. Kedua angka tersebut jauh lebih rendah dari rilis sebelumnya.
Di sisi lain, maraknya berita negatif pada Yunani membuat laju euro melemah dan berimbas pada penguatan laju USD. Laju rupiah pun kembali berbalik melemah kemarin.
"Tampaknya belum ada harapan terhadap rupiah saat ini untuk dapat mengalami kenaikan seiring masih tertutupnya peluang sentimen positif," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (16/6/2015).
Dia mengingatkan untuk tetap cermati setiap sentimen yang dirilis. Reza memprediksi, rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia akan berada pada rentang Rp 13.330-Rp13.340/USD.
Sementara posisi rupiah kemarin berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD, melemah 16 poin dari posisi penutupan hari sebelumnya di level Rp13.317/USD.
Adapun sentimen yang memengaruhi adalah angka ekspor secara tahunan tercatat turun 15,24% dan impor tahunan turun 21,40%. Kedua angka tersebut jauh lebih rendah dari rilis sebelumnya.
Di sisi lain, maraknya berita negatif pada Yunani membuat laju euro melemah dan berimbas pada penguatan laju USD. Laju rupiah pun kembali berbalik melemah kemarin.
(rna)