USD Stabil di Asia, Rupiah Dibuka Terkoreksi
Selasa, 16 Juni 2015 - 10:14 WIB
USD Stabil di Asia, Rupiah Dibuka Terkoreksi
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka terkoreksi di tengah stabilnya USD pada perdagangan di Asia pagi ini.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.353/USD, melemah 15 poin dibanding penutupan Senin (15/6/2015) di level Rp13.338/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.352/USD. Posisi ini susut 32 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.330/USD.
Data Bloomberg, rupiah pada level Rp13.346/USD. Posisi ini merosot 20 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.326/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini stagnan dengan hari kemarin.
Sementara USD stabil di perdagangan Asia pagi ini karena pedagang berhati-hati terhadap hasil pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve (The Fed) di tengah kebutuan negosiasi utang Yunani dengan kreditor.
Sebuah laporan tenaga kerja bulan lalu serta naiknya inflasi meningkatkan spekulasi bahwa Fed mungkin mulai menaikkan suku bunga pada awal September tahun ini.
Namun data AS semalam menunjukkan bahwa produksi industri tak terduga jatuh pada Mei karena melemahnya aktivitas manufaktur dan pertambangan, menunjukkan bahwa kuatnya USD menghambat pertumbuhan ekonomi.
Dikutip dari Reuters, USD terhadap yen hampir tidak berubah pada 123,43. Sementara euro turun tipis sekitar 0,1% menjadi 1,1273/USD. Terhadap mata uang Jepang, euro stabil di 139,14 karena investor khawatir terhadap perkembangan Athena.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada di level Rp13.353/USD, melemah 15 poin dibanding penutupan Senin (15/6/2015) di level Rp13.338/USD.
Nilai tukar rupiah berdasarkan data Yahoofinance berada pada level Rp13.352/USD. Posisi ini susut 32 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.330/USD.
Data Bloomberg, rupiah pada level Rp13.346/USD. Posisi ini merosot 20 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.326/USD.
Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.333/USD. Posisi ini stagnan dengan hari kemarin.
Sementara USD stabil di perdagangan Asia pagi ini karena pedagang berhati-hati terhadap hasil pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve (The Fed) di tengah kebutuan negosiasi utang Yunani dengan kreditor.
Sebuah laporan tenaga kerja bulan lalu serta naiknya inflasi meningkatkan spekulasi bahwa Fed mungkin mulai menaikkan suku bunga pada awal September tahun ini.
Namun data AS semalam menunjukkan bahwa produksi industri tak terduga jatuh pada Mei karena melemahnya aktivitas manufaktur dan pertambangan, menunjukkan bahwa kuatnya USD menghambat pertumbuhan ekonomi.
Dikutip dari Reuters, USD terhadap yen hampir tidak berubah pada 123,43. Sementara euro turun tipis sekitar 0,1% menjadi 1,1273/USD. Terhadap mata uang Jepang, euro stabil di 139,14 karena investor khawatir terhadap perkembangan Athena.
(rna)